Kapolres Tasikmalaya Kota Pimpin Langsung Pengamanan Wayang Golek Milad ke-120 Ponpes Suryalaya

Tasikmalaya, 6 September 2025 — Suasana malam di Lapangan Jamilega, Kampung Bojong Benteng, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, begitu semarak. Lebih dari 15.000 masyarakat tumpah ruah menghadiri pergelaran seni Wayang Golek dalam rangka Penutupan Tasyakur Milad ke-120 Pondok Pesantren Suryalaya, Jumat malam (5/9/2025) pukul 21.00 WIB hingga 03.00 WIB.

Yang menarik, pengamanan kegiatan besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si., yang turun ke lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Alhamdulillah, pengamanan berjalan aman dan lancar. Saya turun langsung untuk mengecek sekaligus mengatur anggota agar tugas dilaksanakan secara maksimal,” tegas Kapolres.

Pergelaran Wayang Golek Giri Harja 3 menampilkan dalang ternama seperti Dadan Sunandar Sunarya, Ki Amung (Wawan Dede Amung), dan Cecep, serta hiburan rakyat dari Kang Ohang, Ceu Popon, dan bintang tamu KDM (Kang Dedi Mulyadi) yang turut menyemarakkan suasana.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, M.Si.
  • Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si.
  • Wakapolres Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H.
  • Kabag SDM Kompol Sri Sulistyaningsih, S.H.
  • Kapolsek Pagerageung AKP Asep Saefullah, S.H.
  • Ketua Apdesi Pagerageung Dahlan Kuswandani
  • Kepala Desa Tanjungsari Amas
  • Perangkat Desa Tanjungkerta
  • Pimpinan Ponpes Suryalaya H. Akhmad Maskur Firdaus, Ar, S.I.Kom.

Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam pelestarian seni dan budaya lokal.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pelaku seni mampu menciptakan ruang publik yang aman, meriah, dan bermakna. Wayang Golek bukan hanya hiburan, tetapi juga warisan nilai yang menyatukan generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *