Reses Berdaya, Aspirasi Terjaga: Ketua DPRD Budi Azhar Disambut Meriah di Pabuaran

Uncategorized1081 Dilihat

Pabuaran, Sukabumi — GOR PGRI Desa Pabuaran berubah menjadi ruang dialog yang hangat dan penuh semangat pada Kamis (18/9/2025), saat Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, melaksanakan kegiatan Reses ke-3 Tahun 2025. Sekitar 160 peserta hadir, terdiri dari kepala desa, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan warga setempat, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap momentum ini.

Kedatangan Ketua DPRD disambut dengan atraksi pencak silat yang memukau, ditampilkan oleh siswa SMPN 1 Pabuaran. Tradisi dan semangat lokal berpadu dengan suasana interaktif yang tercipta sejak awal acara, menjadikan reses kali ini bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang komunikasi yang hidup antara wakil rakyat dan masyarakat.

Aspirasi yang Didengar, Harapan yang Dicatat

Dalam sambutannya, Budi Azhar menegaskan bahwa reses bukan hanya rutinitas, melainkan kesempatan strategis untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Reses adalah wadah bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan penting untuk dibawa ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Dialog yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban mengungkap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Mulai dari penanganan sampah, kerusakan gedung sekolah, akses layanan kesehatan, perbaikan jalan, hingga irigasi yang rusak akibat bencana alam.

“Semua aspirasi ini akan kami perjuangkan agar masuk dalam program pembangunan daerah dan mendapatkan alokasi anggaran sesuai kebutuhan masyarakat,” tegas Budi Azhar.

Harapan Warga, Komitmen Wakil Rakyat

Masyarakat Kecamatan Pabuaran menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap bahwa hasil pertemuan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah demi peningkatan kualitas pembangunan dan kesejahteraan warga.

Reses ke-3 ini menjadi bukti bahwa komunikasi antara legislatif dan masyarakat bisa berjalan hangat, produktif, dan penuh makna. Di tengah tantangan pembangunan, Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali hadir bukan hanya sebagai penyambung suara rakyat, tetapi juga sebagai penggerak sinergi antara aspirasi dan aksi nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *