Shalawat Bergema di Desa Padajaya: Tim Kosidah Meriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW

 

— Jampangkulon, 24 September 2025. Halaman Kantor Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, dipenuhi suasana syahdu dan semarak saat Pemerintah Desa (Pemdes) Padajaya menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat hadir, menyatu dalam semangat keagamaan dan kebersamaan yang hangat.

Kemeriahan acara semakin terasa saat tim kosidah desa setempat tampil membawakan lagu-lagu pujian tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Alunan shalawat yang merdu dan penuh makna menggema di udara, menghidupkan suasana dan menggetarkan hati para hadirin. Penampilan mereka menjadi simbol cinta umat kepada Rasulullah dan memperkuat nuansa spiritual dalam peringatan Maulid.

Turut hadir dalam acara tersebut Muspika Kecamatan Jampangkulon, Kepala Desa Padajaya, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua BPD beserta anggota, staf desa, kepala dusun, RT, serta tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan tingginya antusiasme dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi mulia di Desa Padajaya.

Kepala Desa Padajaya, Ade Hermawan—yang akrab disapa Ade Noyod—menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin tahunan sejak ia menjabat. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan meneladani akhlak Rasulullah, diharapkan dapat terbentuk masyarakat desa yang religius, kompetitif, dan harmonis. Semangat ini sejalan dengan cita-cita Sukabumi Mubarokah—daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah.

Selain sebagai sarana penghormatan keagamaan, kegiatan Maulid juga menjadi wadah silaturahmi antarwarga. Ade Noyod menekankan pentingnya mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Desa Padajaya ke arah yang lebih baik.

Acara diisi dengan pembacaan maulid, ceramah agama yang menyentuh hati, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan tokoh agama setempat. Suasana penuh keberkahan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan, memperkuat nilai spiritual dan sosial yang menjadi fondasi pembangunan desa.

Menutup sambutannya, Ade Noyod mengajak seluruh warga untuk tidak hanya merayakan Maulid secara seremonial, tetapi juga mengimplementasikan akhlak dan perilaku Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan Maulid ini sebagai pengingat untuk memperbaiki diri dan menghidupkan nilai-nilai Islam dalam rumah tangga, lingkungan, dan pemerintahan desa,” ajaknya penuh harap.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Islam yang dijunjung tinggi, Pemerintah Desa Padajaya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memperkuat karakter religius masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan—menuju Sukabumi yang benar-benar Mubarokah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *