Pemkab Sukabumi, Asep Japar: Perkuat Koordinasi Pusat dan Provinsi, Bantu Korban Banjir dan Pemulihan

Matasosial.com, – Sukabumi, 3 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmen dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Sukabumi salah satunya Kecamatan Cisolok. Sejak awal kejadian, koordinasi intensif dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, mengingat sebagian wilayah sungai yang menjadi sumber banjir berada di bawah kewenangan provinsi.

“Sekarang sedang dilakukan asesmen di Desa Cisolok dan Desa Cikahuripan. Berdasarkan data sementara, sekitar 500 kepala keluarga terdampak,” ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Selasa (28/10/2025).

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas kewenangan agar penanganan berjalan efektif.

“Pemerintah harus peka terhadap pembagian kewenangan,” tambahnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mencari tempat aman guna mengantisipasi banjir susulan. Semangat Sukabumi Mubarokah terus digaungkan sebagai landasan gotong royong dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi bencana.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sukabumi menggelar rapat evaluasi pada Jumat (31/10/2025) di Kantor Kecamatan Cisolok, dipimpin Wakil Bupati H. Andreas.

Rapat tersebut menilai efektivitas pelaksanaan status tanggap darurat yang telah diberlakukan sejak 27 Oktober, sekaligus menetapkan langkah menuju masa transisi pemulihan.

Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar wilayah terdampak telah tertangani, akses jalan sudah terbuka, dan bantuan tetap disalurkan.

Namun, beberapa titik masih memerlukan perhatian khusus. Dandim 0622 Letkol Inf Agung Ariwibowo dan Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengapresiasi kerja sama lintas sektor serta menekankan pentingnya mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menyatakan bahwa status tanggap darurat resmi dihentikan. “Selanjutnya, fokus pemerintah daerah adalah pada pemulihan dan normalisasi kehidupan masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *