Matasosial.com, – Sukabumi Jampangkulon, 15 November 2025 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon meneguhkan komitmennya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dengan semangat Sukabumi Mubarokah dan filosofi lokal Nyate Bos Sebai—Nyaman, Tentram, Bari Orangna Someah. Nilai ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan budaya masyarakat Jampangkulon yang ramah, hangat, dan penuh kepedulian.
Dalam momentum HUT ke-23 RSUD Jampangkulon sekaligus Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, rumah sakit menggelar bakti sosial skrining penyakit jantung bawaan pada anak menggunakan teknologi echocardiography. Layanan pemeriksaan jantung gratis ini difokuskan pada anak-anak dari keluarga tidak mampu, dengan tujuan mendukung kesehatan generasi muda serta melakukan deteksi dini penyakit kardiovaskular bawaan. Dengan dukungan tim dokter spesialis kardiologi anak dan peralatan modern, ratusan anak diharapkan dapat menjalani skrining secara gratis.
Acara ini turut dihadiri oleh Camat Jampangkulon, Dading, yang menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian lintas sektor terhadap kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan:
“Kegiatan bakti sosial ini mencerminkan nilai Sukabumi Mubarokah—barokah, gotong royong, tanggung jawab sosial, dan keikhlasan. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan hadir bukan hanya di kota, tetapi juga menjangkau masyarakat pedesaan. Dengan semangat ini, kita bersama-sama membangun budaya peduli kesehatan demi masa depan generasi muda.”
Ia juga menekankan bahwa pelayanan publik harus berorientasi pada keberlanjutan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Skrining jantung bawaan pada anak adalah langkah nyata pelayanan publik yang berorientasi pada keberlanjutan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus mendapatkan akses kesehatan yang sama, karena mereka adalah aset bangsa. Pemerintah kecamatan mendukung penuh RSUD Jampangkulon sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.”
Tak lupa, Camat Dading mengaitkan semangat lokal dengan tagline khas Jampangkulon.
“Tagline Jampangkulon, ‘Nyate Bos Sebai’, bukan sekadar slogan, tetapi filosofi kebersamaan. ‘Nyate Bos’ berarti Nyaman, Tentram, Bari Orangna Someah—mencerminkan masyarakat yang hidup damai, penuh ketenangan, dan selalu ramah. Seperti sate yang dirangkai dari banyak tusukan, masyarakat Jampangkulon harus bersatu dalam kepedulian. Dengan kebersamaan ini, pelayanan publik akan terasa hangat, sederhana, dan penuh manfaat bagi seluruh warga.”
Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lukman Yanuar Rachman, MPH, turut menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung kesehatan masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial ini bukan hanya perayaan HUT rumah sakit dan HKN, tetapi juga wujud nyata kepedulian kami terhadap kesehatan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan skrining echocardiography gratis, kami berharap dapat mendeteksi dan menangani penyakit jantung bawaan sejak dini, sehingga generasi muda kita tumbuh sehat dan produktif. RSUD Jampangkulon terus berkomitmen untuk program-program seperti ini guna mendukung swasembada kesehatan nasional.”
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dinas Kesehatan setempat, dan organisasi masyarakat, untuk memperluas jangkauan layanan. Peserta skrining akan mendapatkan konsultasi lanjutan bila diperlukan, termasuk rujukan ke spesialis untuk penanganan lebih intensif.
