Disapu Gelombang Maut: Dua Pemancing Hilang di Selatan Sukabumi

Matasosial.com, Sukabumi — Pagi yang tenang di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, berubah menjadi mimpi buruk. Dua warga Sukabumi raib disapu ombak besar yang datang tanpa ampun, Minggu pagi (16/11/2025). Tragedi ini mengguncang pesisir Selatan Sukabumi dan memicu operasi pencarian besar-besaran.

Korban diketahui bernama Ujang Agus, pegawai bank asal Kecamatan Simpenan, dan Deni Setiawan, buruh harian dari Palabuhanratu. Keduanya tengah memancing di atas bebatuan saat gelombang tinggi menghantam tanpa peringatan.

“Airnya langsung naik tinggi, kami hanya bisa teriak minta bantuan,”  ungkap Saleh (42), saksi mata di lokasi kejadian.

Gelombang datang secepat kilat. Tak ada waktu untuk lari. Dalam hitungan detik, dua nyawa hilang dari pandangan.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, Posal Palabuhanratu, Polsek Ciemas, Satpolair, Koramil, Balawista, dan relawan lokal langsung bergerak. Mereka menyisir laut dan garis pantai, berpacu dengan waktu dan cuaca yang terus berubah.

Namun hingga siang hari, pencarian belum membuahkan hasil. Ombak tinggi dan angin kencang menjadi musuh utama di medan yang tak bersahabat.

“Kami terus berupaya meski situasi laut berubah-ubah. Fokus kami menemukan kedua korban secepatnya,” kata Petugas SAR, di lokasi pencarian.

Imbauan keras kembali disampaikan kepada masyarakat pesisir, terutama para pemancing. Cuaca ekstrem bukanlah arena bermain. Aktivitas di bibir pantai harus dihentikan saat gelombang tak bersahabat.

Pencarian akan dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan. Namun harapan kini berpacu dengan waktu, dan laut Selatan Sukabumi menyimpan misteri yang belum terjawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *