Sukabumi, 20 November 2025 — Semangat Sukabumi Mubarokah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah kembali digaungkan dalam kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar oleh Pemekab Sukabumi, di Grand Sulanjana, Kamis, (20/11/25).
Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ikan Nasional ke-12 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53, sekaligus momentum untuk meneguhkan komitmen daerah dalam membangun generasi sehat dan kuat.
Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Podmoko, melalui Pejabat Fungsional Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Rika Hutababa, menjelaskan bahwa Gemarikan merupakan program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Harapannya, anak-anak memiliki keinginan untuk menjadikan ikan sebagai salah satu lauk favorit mereka,” tandas Rika, sembari menekankan pentingnya mengenalkan berbagai olahan kreatif berbahan ikan, mulai dari otak-otak, nugget, hingga produk inovatif lainnya.
Protein Ikan untuk Generasi Emas
Mengusung tema “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045”, kampanye Gemarikan menegaskan bahwa ikan adalah sumber gizi seimbang yang berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mengatasi stunting.
Semangat Sukabumi Mubarokah tercermin jelas dalam kegiatan ini:
Maju: mendorong masyarakat untuk lebih sadar gizi dan konsumsi pangan sehat.
Unggul: membangun generasi yang kuat secara fisik dan cerdas secara mental.
Berbudaya: mengangkat olahan ikan sebagai bagian dari tradisi kuliner lokal.
Berkah: menghadirkan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat dan masa depan bangsa.
Edukasi dan Kebersamaan
Selain edukasi gizi, acara juga diramaikan dengan Senam Gemarikan yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Rina Rosmaniar Japar, serta aksi makan ikan bersama yang diikuti ratusan peserta. Suasana penuh semangat ini menjadi simbol kebersamaan dalam menggerakkan masyarakat menuju pola hidup sehat.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Satuan Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan BBP3KP Wilayah Sukabumi, TP PKK Kabupaten Sukabumi, perangkat daerah, Forkopincam Sukabumi, serta sekitar 200 siswa-siswi Sekolah Dasar se-Kecamatan Sukabumi.
