Sukabumi Mubarokah: Muhibah Ramadan Asep Japar, Doa dan Kepedulian untuk Penyintas Bencana

Matasosial.com, Sukabumi, Dalam balutan Sukabumi Mubarokah: maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah menjadi bagian penting dari kinerja pemerintah daerah. Hal itu disampaikan dalam Muhibah Ramadan di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri Warungkiara, Jumat (6/3/2026).

Doa Bersama untuk Bantargadung

Di hadapan jamaah, Asep Japar mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan keselamatan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah menghadapi bencana pergeseran tanah. “Ratusan KK terdampak bencana, mari kita doakan keselamatan dan kesehatan saudara kita yang tertimpa bencana,” pintanya penuh haru.

Ajakan doa ini menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap warganya, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah ujian.

Pembangunan untuk Korban Bencana

Selain doa, pemerintah juga menyiapkan langkah nyata berupa pembangunan rumah bagi korban bencana. “Tahun lalu ratusan rutilahu telah terbangun. Tahun ini pun kami menargetkan 800 rutihalu yang akan dibangun. Salah satunya rencana pembangunan rumah di Palabuhanratu untuk korban bencana alam,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak berhenti pada doa, tetapi diwujudkan dalam program nyata untuk memulihkan kehidupan masyarakat.

Refleksi Kepemimpinan

Dengan rendah hati, Asep Japar menyampaikan permohonan maaf atas kepemimpinan yang belum maksimal. “Kami mohon maaf atas kepemimpinan satu tahun terakhir yang belum sesuai harapan masyarakat. Namun doakan kami agar empat tahun ke depan bisa mewujudkan janji-janji kami dalam membangun Kabupaten Sukabumi,” bebernya.

Muhibah Ramadan yang Berkah

Momentum muhibah kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan Nuzulul Quran. Selain tarawih bersama, masyarakat juga mendapat kesempatan memperoleh hadiah umroh, sembako murah, dan bazar ramadan.

Kabag Kesra H. Andi Rahman menegaskan, “Alhamdulillah, tahun ini pak bupati memberikan hadiah umroh bagi masyarakat. Setiap kecamatan yang disinggahi acara muhibah mendapatkan satu hadiah umroh. Selain itu, tentu saja ada bazar murah, pembagian sembako, dan lainnya,” pungkasnya.

Dengan kepedulian yang diwujudkan melalui doa bersama dan program nyata bagi penyintas bencana, Muhibah Ramadan menjadi bukti bahwa kepemimpinan Asep Japar berakar pada nilai Sukabumi Mubarokah: membangun daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *