Disperkim Bareng Bupati Sukabumi Turun ke Cijambe, Cek Lokasi Pergerakan Tanah

MataSosial.com

Matasosial.com, Sukabumi – Selasa (4/3/2026) Pemerintah Kabupaten Sukabumi nggak pake lama, langsung gerak cepat begitu ada kabar pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Kecamatan Bantargadung. Bupati Sukabumi bareng tim dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) turun langsung ke lapangan, nyamperin warga di RT 02 dan RT 05. Tujuannya jelas: nunjukin kepedulian sekaligus ngecek kondisi terbaru.

Ratusan Warga Kena Dampak

Data per 4 Maret 2026 nunjukin kalau ada 112 KK alias 367 jiwa yang terdampak.

  • Laki-laki: 189 jiwa
  • Perempuan: 178 jiwa

Kondisi pengungsian:

  • Mandiri: 48 KK (155 jiwa)
  • Ngontrak: 1 KK (5 jiwa)
  • Tinggal di tenda: 63 KK (207 jiwa)

Kerusakan rumah:

  • Rusak berat: 36 unit
  • Rusak sedang: 18 unit
  • Rusak ringan: 20 unit
  • Rumah terancam: 27 unit

Khusus di Kampung Cijambe, ada 80 rumah terdampak dengan total 86 KK.

Pemerintah Janji Nggak Tinggal Diam

Dalam kunjungan itu, Bupati Sukabumi bilang kalau pemerintah daerah bakal terus ngelakuin pendataan detail, ngejamin kebutuhan dasar warga, dan nyiapin langkah penanganan jangka pendek maupun panjang. Relokasi juga jadi opsi kalau tanah di sana udah nggak aman lagi buat ditinggali.

Disperkim sendiri fokus ngecek kondisi rumah warga, dari yang rusak berat sampai yang terancam. Mereka juga siapin skema teknis buat perbaikan atau relokasi sesuai aturan yang berlaku.

Satu Tahun Kepemimpinan: Banyak Gebrakan

Nggak cuma soal bencana, setahun kepemimpinan Bupati Asep Japar bareng Wakil Bupati Andreas udah nunjukin progres nyata di pembangunan infrastruktur dasar. Disperkim jadi garda terdepan buat ningkatin kualitas hidup warga lewat program strategis.

Kepala Disperkim, Sendi Apriadi, bilang fokus utama tahun pertama ini adalah penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas hunian, plus penyediaan ruang publik dan hunian tetap buat warga terdampak bencana.

“Kami berupaya memastikan pembangunan nggak cuma fisik, tapi bener-bener nyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Infrastruktur dasar yang baik bakal berdampak langsung ke kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan warga,” ujar Sendi, Jumat (6/3/2026).

Program Rutilahu Jadi Andalan

Sepanjang 2025, sekitar 990 unit Rumah SAKINAH alias rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) berhasil direalisasikan di 47 kecamatan. Program ini jadi bukti nyata keberpihakan pemerintah buat masyarakat berpenghasilan rendah biar punya hunian sehat, aman, dan nyaman.

Sendi menekankan, Rutilahu bukan sekadar renovasi bangunan, tapi juga memperkuat ketahanan sosial keluarga.

“Rumah yang layak bakal melahirkan lingkungan keluarga yang lebih sehat dan produktif. Ini investasi sosial jangka panjang buat Sukabumi,” katanya.

Infrastruktur & Ruang Publik

Selain perumahan, Disperkim juga ngebut bangun jalan lingkungan, jembatan, dan sarana air bersih. Hasilnya, akses warga makin gampang, distribusi hasil pertanian lancar, dan aktivitas ekonomi lebih hidup.

Disperkim juga bikin Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun biar warga punya tempat rekreasi, nongkrong, dan interaksi sosial.

“RTH bukan cuma soal estetika kota, tapi juga ruang tumbuh buat aktivitas sosial masyarakat,” tambah Sendi.

Hunian Tetap untuk Korban Bencana

Komitmen penanganan bencana diwujudkan lewat pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu. Lokasi relokasi ini bakal dinamain Kampung Mubarakah, simbol harapan baru buat warga yang terdampak.

“Kami ingin memastikan warga terdampak nggak cuma direlokasi, tapi juga dapet lingkungan hunian yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Sendi.

Optimisme ke Depan

Sendi menilai, satu tahun kepemimpinan Asep Japar dan Andreas jadi fondasi penting buat wujudkan Sukabumi yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Dengan wilayah yang luas dan tantangan geografis yang kompleks, Disperkim berkomitmen jaga kesinambungan pembangunan biar manfaatnya makin kerasa di tahun-tahun mendatang.

“Pembangunan harus berkelanjutan dan terukur. Kami optimistis, dengan kolaborasi semua pihak, Sukabumi bakal terus bergerak maju,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *