Matasosial.com,- Sukabumi — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang di wilayah Kecamatan Cikakak dan Cisolok, jajaran Partai Demokrat turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan. Kegiatan ini dipimpin oleh Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Iman Adinugraha, SE, AKt, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi. Ia didampingi oleh Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Ariestiandi, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, A. Yamin dari DPD Partai Demokrat Jabar.
Rombongan memulai penyaluran bantuan dari Desa Cimaja, dilanjutkan ke Desa Karangpapak, Desa Cisolok, dan terakhir Desa Cikahuripan. Sebanyak 1.500 paket sembako telah disalurkan habis kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan nyata untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Alhamdulillah kami sudah hadir di sini, dan kami bukan hanya untuk melihat-lihat saja, tetapi juga untuk membantu secara langsung sebagai wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang kemarin. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” ujar Dewan Ariestiandi saat ditemui di lokasi bencana, Selasa (29/10/2025).
Lebih lanjut, Ariestiandi menekankan pentingnya langkah cepat dalam penanganan pascabencana agar masyarakat tidak terlalu lama merasakan dampaknya. Ia menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan berbagai pihak.
“Insya Allah saya akan secepatnya mengambil langkah agar secepatnya dampak pascabencana ini tidak berlarut-larut. Kasihan warga. Dan secepatnya saya akan koordinasi dengan Pemkab Sukabumi, DPRD Provinsi, dan DPR RI,” tuturnya.
Meski bantuan yang diberikan masih bersifat darurat, Ariestiandi berharap dapat membantu kebutuhan pokok warga untuk sementara waktu.
“Dan untuk sementara kali ini kami bersama rombongan hanya bisa memberi bantuan ala kadarnya dulu untuk menopang kebutuhan sehari-hari, dan semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat yang terkena bencana,” tandasnya.
Menutup keterangannya, Ariestiandi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil.
“Untuk warga masyarakat yang rumahnya berada di pinggir sungai atau kali agar lebih berhati-hati dan waspada, karena sampai saat ini cuaca masih ekstrem, belum labil. Dikhawatirkan terjadi banjir susulan,” pungkasnya.






