Matasosial.com, Jampangkulon, Sukabumi – Hendrawandi S.Pd., yang kini menjabat sebagai Satuan Tugas (SATGAS) PGRI, resmi menyatakan tekadnya maju sebagai calon Ketua PGRI Kecamatan Jampangkulon. Dengan semangat kerja nyata, ia menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan guru melalui kepemimpinan yang tegas dan berorientasi pada hasil.
Mengusung prinsip “kerja nyata dan hasilnya terasa”, Hendrawandi menekankan pentingnya langkah konkret dalam memperjuangkan hak-hak guru. Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan keberanian, ketegasan, dan konsistensi. Ia percaya bahwa kesejahteraan guru adalah fondasi utama bagi peningkatan kualitas pendidikan, sehingga perjuangan ini harus dilakukan dengan kesungguhan dan strategi yang jelas.
Berbekal pengalaman sebagai SATGAS PGRI, Hendrawandi dinilai memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan yang dihadapi para pendidik di Jampangkulon. Mulai dari keterbatasan fasilitas, kebutuhan peningkatan kompetensi, hingga persoalan kesejahteraan yang sering menjadi keluhan utama. Dengan latar belakang tersebut, ia berkomitmen menghadirkan solusi yang realistis dan dapat dirasakan langsung oleh para guru, bukan sekadar janji.
Selain itu, Hendrawandi menekankan pentingnya membangun solidaritas dan kebersamaan di tubuh organisasi PGRI. Ia berharap dukungan penuh dari rekan-rekan guru agar PGRI Jampangkulon dapat menjadi wadah yang lebih solid, berdaya guna, dan benar-benar menjadi rumah perjuangan bagi para pendidik. Baginya, kebersamaan adalah kunci untuk memperkuat posisi guru dalam memperjuangkan hak-hak mereka di tingkat lokal maupun nasional.
Pemilihan Ketua PGRI Kecamatan Jampangkulon dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025. Momentum ini diyakini Hendrawandi sebagai kesempatan emas untuk membawa perubahan nyata. Ia mengajak seluruh guru di Jampangkulon untuk bersama-sama membangun organisasi yang lebih kuat, berwibawa, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan. Dengan tekad dan visi yang jelas, Hendrawandi optimistis langkahnya akan menjadi awal dari babak baru perjuangan guru di Jampangkulon.






