Matasosial.com, – Peringatan Hari Kehakiman Nasional setiap 1 Maret menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia untuk meneguhkan komitmen terhadap supremasi hukum. Hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa negara berdiri di atas prinsip hukum yang adil, bersih, dan berwibawa. Hakim sebagai penjaga keadilan memiliki peran sentral dalam memastikan integritas sistem peradilan, sementara masyarakat diajak untuk aktif mengawal jalannya hukum di berbagai sektor kehidupan.
Di Kabupaten Sukabumi, semangat tersebut digaungkan oleh Sri Padmoko A.Pi., M.P., Kepala Dinas Perikanan. Ia menekankan bahwa kepastian hukum adalah syarat mutlak dalam pengelolaan sumber daya perikanan agar tetap berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh aktivitas perikanan—baik budidaya maupun penangkapan—harus berjalan sesuai regulasi demi menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi pelaku usaha.
“Supremasi hukum menjadi landasan dalam menciptakan tata kelola perikanan yang tertib, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi pun terus memperkuat pembinaan, pengawasan, dan pendampingan kepada nelayan serta pembudidaya ikan. Langkah ini penting untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan, menjaga keberlanjutan sumber daya, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam momentum Hari Kehakiman Nasional, Sri Padmoko menegaskan dukungan penuh terhadap terwujudnya sistem hukum yang profesional, bersih, dan berwibawa. Semangat ini diharapkan memperkokoh integritas aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan komitmen tersebut, Dinas Perikanan optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sektor perikanan yang berlandaskan hukum—demi terwujudnya Sukabumi yang Mubarakah.






