Alutsista untuk Kemanusiaan: Prabowo Tegaskan Kesiapsiagaan Indonesia Hadapi Bencana di Ring of Fire

Mata Sosial Indonesia

ASTACITA70 Dilihat

Matasosial.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan alat utama sistem senjata (alutsista) bukan semata untuk pertahanan militer, melainkan menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam menghadapi bencana alam dan menjalankan misi kemanusiaan.

Dalam pidatonya di peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jumat (5/12) malam, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia berada di kawasan rawan bencana, yakni Ring of Fire, sehingga kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama.

“Bangsa kita berada dalam sesuatu yang disebut lingkaran api, The Ring of Fire. Bencana alam adalah bagian yang harus kita hadapi. Untuk itu kita harus siap menghadapi yang paling jelek pun, keadaan harus kita siap,” ujar Prabowo.

Presiden menekankan bahwa kekuatan udara kini menjadi tulang punggung dalam penanganan bencana, terutama di wilayah terdampak seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyebutkan bahwa negara telah mengerahkan puluhan helikopter untuk mendukung evakuasi dan distribusi bantuan.

“Kita buktikan sekarang rakyat melihat ada musibah, alat-alat negara segera hadir. Negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter. 50 helikopter sekarang sedang bergerak di daerah musibah,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Tak berhenti di situ, Prabowo memastikan bahwa penguatan armada udara akan terus berlanjut. Ia mengungkapkan bahwa lima helikopter baru telah tiba pekan ini, dan mulai Januari tahun depan, Indonesia akan mendatangkan 200 helikopter tambahan secara bertahap.

“Minggu ini, helikopter baru 5 buah helikopter dan mulai Januari tahun depan dan seterusnya kita akan datangkan 200 helikopter di Republik Indonesia ini,” jelasnya.

Selain helikopter, pemerintah juga telah memperkuat kemampuan logistik dengan menghadirkan pesawat angkut strategis.

“Beberapa bulan yang lalu kita datangkan 5 Hercules terbaru C-130J. Beberapa minggu yang lalu kita mendatangkan Airbus A400,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *