Matasosial. Sukabumi — Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Iman Adinugraha, menyampaikan pesan reflektif yang sarat makna spiritual. Ia menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri secara berkelanjutan, bukan sekadar membandingkan diri dengan orang lain.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Tidak perlu hebat dari orang lain, cukup lebih baik dari hari kemarin,” ujar Iman. Pesan ini sejalan dengan semangat Ramadan yang mengajarkan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan memperkuat kepedulian sosial, Jumat 06, Maret 2026.
Perbaikan Diri: Ramadan menjadi waktu muhasabah (introspeksi), di mana pesan Iman relevan untuk mendorong umat agar fokus pada peningkatan pribadi dari hari ke hari.
Konsistensi Ibadah: Prinsip “lebih baik dari hari kemarin” selaras dengan anjuran memperbanyak amal ibadah secara bertahap, seperti memperbaiki kualitas shalat, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, dan memperkuat doa.
Kepedulian Sosial: Ramadan juga identik dengan berbagi, zakat, dan sedekah. Pesan ini mengingatkan bahwa peningkatan diri tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam kontribusi sosial.
Relevansi Politik & Sosial: Sebagai wakil rakyat, Iman menekankan nilai kerja keras dan konsistensi, yang dalam konteks Ramadan dapat diterjemahkan sebagai komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dengan semangat keikhlasan.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar ritual, melainkan perjalanan spiritual untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Dengan demikian, masyarakat diajak menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum transformasi diri menuju kehidupan yang lebih bermakna.
