Matsosial.com, – Sukabumi – Lebaran baru saja usai, namun suasana kebersamaan masih hangat terasa di tengah masyarakat. Di hari pertama bulan Syawal, banyak warga memilih berkumpul bersama keluarga, menikmati hidangan sederhana yang justru menghadirkan rasa istimewa.
Di Kampung Mariuk, ada satu sosok yang selalu jadi pusat perhatian ketika ikan bakar tersaji: Pio Haryono (47), akrab disapa Marjon. Warga mengenalnya sebagai “jago bakar ikan” yang mampu menghadirkan cita rasa pas meski hanya mengandalkan bumbu seadanya.
“Saya mah bakar ikan pakai bumbu sederhana saja seadanya. Yang penting rasanya enak,” ujar Marjon, Minggu (22/3/2026).
Keahliannya bukan sekadar soal rasa. Marjon juga dikenal ramah dan siap membantu siapa pun yang ingin ikan mereka dibakar dengan sentuhan tangannya.
“Kalau ada yang minat dan minta dibakarin, saya siap. Mau bumbu seperti apa juga saya siap,” katanya.
Bagi Marjon, membakar ikan bukan sekadar memasak. Ada nilai kebersamaan yang ia jaga, terutama setelah momen Lebaran.
“Yang penting bisa kumpul dan makan bareng,” pungkasnya.
Di tengah aroma ikan bakar yang mengepul, warga Kampung Mariuk menemukan cara sederhana untuk merayakan kebersamaan: duduk melingkar, bercengkerama, dan menikmati hasil tangan Marjon yang penuh keikhlasan.
