Dedi Mulyadi Desak Normalisasi Kali CBL Bekasi 16 Kilometer Rampung 2026

Bansos, Gubernur52 Dilihat

Matasosial.Com, Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendesak percepatan normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut atau Kali CBL sepanjang 16 kilometer di Kabupaten Bekasi. Ia meminta pekerjaan tersebut tuntas pada tahun ini untuk menekan risiko banjir.

Permintaan itu Dedi sampaikan saat meninjau langsung pekerjaan normalisasi di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin, 26 Oktober 2026. Pada kesempatan itu, Dedi hadir bersama Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

Normalisasi Kali CBL melintasi tiga kecamatan, yaitu Cibitung, Tambun Utara, dan Sukawangi. Saat ini, progres pekerjaan hampir selesai dan menyisakan sekitar satu kilometer lagi. Selain itu, pemerintah masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk menuntaskan sisa pekerjaan tersebut.

Dedi kemudian menegaskan agar Pemerintah Kabupaten Bekasi segera menyelesaikan kekurangan anggaran tersebut. Oleh karena itu, ia meminta target penyelesaian tidak bergeser dari tahun ini agar kapasitas aliran sungai meningkat.

“Harus kelar tahun ini. Butuh biaya berapa untuk sisanya? Rp2 miliar itu selesai lah sama Kabupaten Bekasi saja,” tegas Dedi.

Tiga Jembatan di Sriamur Jadi Sorotan

Selain soal pengerukan sungai, Dedi juga menyoroti keberadaan tiga jembatan di Desa Sriamur. Menurutnya, jembatan tersebut berpotensi menghambat aliran air menuju Kali CBL.

Selanjutnya, Dedi menyatakan kesiapannya membantu pembangunan kembali jembatan setelah pembongkaran. Dengan demikian, aliran sungai bisa menjadi lebih lancar dan tidak tersumbat.

“Sudah minggu saya siapkan alat untuk mengangkat lumpur-lumpurnya, sekarang dibongkar saja jembatan-jembatannya dulu. Setelah itu, jembatannya langsung kita bangun,” ujarnya.

Soroti Kali Mati yang Beralih Fungsi Jadi Kebun

Kemudian, Dedi juga meninjau kondisi Kali Mati di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi. Sungai tersebut mengalami sedimentasi parah hingga sebagian alirannya beralih fungsi menjadi kebun warga.

Akibatnya, fungsi sungai sebagai saluran air dan pengairan sawah tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, Dedi mendorong pemulihan sungai tersebut dalam waktu dekat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan merelokasi rumah warga yang terdampak dan menggantinya dengan bangunan baru. Setelah itu, proses normalisasi akan berjalan bersamaan.

“Ini rumah kita relokasi, kita ganti dengan bangunan yang baru. Setelah itu kita normalisasi bareng. Tanggal 30 kita rapat bareng untuk menyelesaikan masalah ini. Ini kan darurat dan hujan ke depan tidak bisa kita prediksi. Nanti kita gunakan anggaran BTT. Kalau tidak selesai tahun ini, kita lanjutkan tahun depan,” ungkapnya.

Pemkab Bekasi Komitmen Selesaikan Kekurangan Anggaran

Sementara itu, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyambut dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia memastikan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan kekurangan anggaran normalisasi Kali CBL.

Selain itu, Asep menegaskan komitmennya untuk menuntaskan normalisasi dari Cikarang hingga pertemuan Kali Bekasi pada tahun ini juga.

“Kita akan selesaikan normalisasi Kali CBL tahun ini dan kekurangan anggarannya akan segera kita selesaikan tahun ini juga, sehingga normalisasi Kali CBL dari Cikarang hingga pertemuan Kali Bekasi ini bisa selesai,” kata Asep.

Kemudian, ia juga mendukung normalisasi Kali Mati secara bertahap. Rencananya, normalisasi akan mulai dari Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, hingga Kecamatan Cabangbungin. Langkah ini penting untuk memulihkan fungsi sungai dan mendukung pengairan pertanian.

“Mudah-mudahan ini terlaksana dengan baik. Untuk rumah yang terkena imbasnya, nanti saya dengan Pak Gubernur sudah menyiapkan solusinya. Yang penting Kali Mati bisa berfungsi kembali,” harapnya.

Dengan percepatan normalisasi Kali CBL dan Kali Mati, kapasitas aliran sungai diharapkan meningkat. Selain itu, sedimentasi berkurang dan risiko banjir berulang di Kabupaten Bekasi bisa lebih terkendali.

“Insya Allah saat banjir tiba nanti debitnya akan berkurang dan banjir akan lebih terkendali,” pungkasnya.

????
Ingin Tayang Atau Di Publis di Jaringan Matasosial.com?
Punya berita / usaha / produk ingin tayang di jaringan Matasosial.com? Hubungi redaksi kami untuk media partner & advertorial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *