BULOG Jabar: Gabah Petani Diserap, Stabilitas Pangan Dijaga!

Matasosial.com, bandung,- Dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani, Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menyerap gabah hasil panen musim gadu dari petani lokal dengan harga Rp6.500 per kilogram.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan di Jawa Barat melalui pembelian gabah petani ini,” ujar Nurman Susilo, Pimpinan Wilayah BULOG Jabar, saat ditemui di Bandung, Rabu (1/10/2025).

Nurman menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan dilaksanakan melalui mekanisme Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Hingga awal Oktober 2025, BULOG Jabar telah berhasil menyerap sebanyak 754.273 ton gabah dari petani Jawa Barat. Serapan ini tidak hanya menjaga pasokan beras, tetapi juga berfungsi sebagai penyangga harga agar tetap stabil di tengah fluktuasi pasar.

Di luar serapan gabah, BULOG Jabar juga aktif memperkuat ekosistem pangan melalui dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat peluncuran KDMP, BULOG menyediakan berbagai komoditas pangan seperti beras SPHP, beras premium, gula pasir, dan minyak goreng.

Saat ini, terdapat 206 KDMP/KKMP yang telah resmi menjadi mitra BULOG, dengan 30 di antaranya aktif melakukan transaksi pembelian komoditas pangan. Beberapa mockup KDMP yang telah beroperasi tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat, seperti KDMP Cileunyi Wetan, Cangkuang Wetan, Syariah Mekarjaya, Mekarwangi, dan Kedung Waringin.

“Saat ini ada 206 KDMP/KKMP yang sudah resmi menjadi mitra BULOG, dengan 30 di antaranya aktif bertransaksi pembelian komoditas pangan,” tambah Nurman.

BULOG Jabar juga tengah menjajaki kerja sama dengan 101 KDMP/KKMP baru yang akan menerima dukungan dana pinjaman dari Bank Himbara. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas mitra binaan dalam menyediakan pangan sehat dan terjangkau bagi masyarakat sekitar.

Dalam program MBG, BULOG Jabar turut menyalurkan beras ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baik secara langsung ke yayasan pengelola maupun melalui pihak ketiga. Hingga saat ini, sebanyak 6.000 kg beras telah disalurkan ke empat SPPG penerima manfaat.

“Semoga kedepannya jumlah SPPG penerima beras dari BULOG terus bertambah,” pungkas Nurman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *