Cangkuang Wetan Jadi Magnet Pembelajaran Desa: Koperasi Merah Putih dan Wisata Sampah Tarik Perhatian Empat Kabupaten

Matasosial.com, Bandung — Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Kali ini, desa yang dikenal sebagai pelopor wisata edukasi pengelolaan sampah menerima kunjungan istimewa dari para Kepala Desa dan BPD dari empat kabupaten di Jawa Barat: Tasikmalaya, Majalengka, Cianjur, dan Garut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari pelatihan tata kelola pemerintahan desa yang diselenggarakan oleh PPSDM Kemendagri Regional Bandung, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri. Fokus utama pelatihan adalah mendukung implementasi program nasional unggulan Presiden Prabowo Subianto: Koperasi Desa Merah Putih.

Desa Cangkuang Wetan dinilai siap dan layak menjadi percontohan. Selain memiliki sistem pengelolaan TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan mesin penghancur sampah modern, desa ini juga menunjukkan komitmen kuat dalam membangun koperasi berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, S.Pd.I., M.Pd, menyambut hangat para tamu dan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami merasa bersyukur dan bangga, bahwa Desa Cangkuang Wetan terus mendapatkan perhatian dan menjadi percontohan untuk desa-desa lainnya,” ujar Asep Kusmiadi.

Ia menambahkan bahwa pelatihan dan studi tiru ini bukan hanya ajang edukasi, tetapi juga ruang bertukar pengalaman dan memperkuat potensi ekonomi desa.

“Saya meyakini segala bentuk potensi dalam pengembangan desa itu tentunya dalam rangka melaksanakan program untuk peningkatan ekonomi guna mensejahterakan masyarakat. Keberhasilan program yang kita jalankan tidak luput dari partisipasi dan dukungan jajaran Pemerintahan Desa Cangkuang Wetan dan warga masyarakat,” jelasnya.

Asep berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan koperasi dan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini akan membawa dampak yang baik, menjadi sebuah motivasi, sehingga membuat antusias tergerak untuk mengikuti bahkan bisa lebih baik lagi untuk desa yang lain,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asep Sopian, Kepala Desa dari Kabupaten Cianjur, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan dan kesiapan Desa Cangkuang Wetan.

“Semoga dengan hadirnya kita ke Desa Cangkuang bisa termotivasi dan mencontoh keberhasilan yang ada di sini, yang mana untuk dikembangkan di wilayah kita masing-masing,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya strategi pasca pembentukan koperasi agar mampu menjaring anggota dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Kami banyak mengetahui bagaimana caranya untuk meningkatkan atau melakukan langkah-langkah, di mana setelah koperasi itu terbentuk kita bisa lebih mendapatkan anggota sehingga ke depannya akan memajukan koperasi dan bisa bermanfaat untuk seluruh anggota koperasi di desanya masing-masing,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *