Matasosial.com,- Bogor- Di tengah keresahan warga Cariu, Kabupaten Bogor, terhadap dugaan praktik prostitusi yang merusak ketentraman lingkungan, pemerintah setempat bergerak cepat. Sebuah operasi gabungan digelar pada Sabtu (4/10/2025), melibatkan Polsek Cariu, Satpol PP Kecamatan Cariu, dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM). Targetnya: sebuah hotel di Kampung Tanggulun, Desa Cariu, yang disinyalir menjadi lokasi transaksi haram berbasis aplikasi MiChat.
Langkah ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap nilai-nilai sosial dan moral yang menjadi fondasi masyarakat Jawa Barat. Sejalan dengan semangat Gubernur Dedi Mulyadi yang menekankan pentingnya budaya, akhlak, dan ketertiban sebagai bagian dari pembangunan karakter daerah.
Plt Camat Cariu, H. Agus Sopiyan, menyampaikan bahwa operasi tersebut berhasil mengamankan lima orang wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial berbasis aplikasi.
“Dalam rangka operasi penyakit masyarakat (pekat), petugas berhasil mengamankan lima orang wanita yang diduga PSK berbasis aplikasi MiChat,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa kelima wanita tersebut diamankan langsung dari hotel yang menjadi titik aduan masyarakat. Keterlibatan IPSM dalam razia ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan organisasi sosial dalam menangani persoalan moral secara terpadu.
Ketua IPSM Kecamatan Cariu, Alfian Rio Hidayat, menjelaskan bahwa kelima wanita tersebut dibawa ke kantor kecamatan untuk didata.
“Lima orang wanita positif sebagai wanita tunasusila kami beri pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” tegas Alfian.
Penanganan terhadap para pelanggar tidak berhenti pada pendataan. Mereka diberikan pembinaan dan diminta menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Pendekatan ini mencerminkan nilai kemanusiaan yang memberi ruang bagi perubahan dan pemulihan.
Tindakan tegas ini diharapkan mampu memberikan efek jera, sekaligus menjadi titik balik bagi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga moralitas dan nilai-nilai luhur. Di wilayah Cariu.
