Dinas Perkim Sukabumi Sendi Apriadi: Jembatan Garuda, Akses Mubarokah

MataSosial.com

Dinas Perkim2 Dilihat

MataSosial.Com – Sukabumi, Kecamatan Cimanggu menjadi saksi lahirnya harapan baru ketika peletakan batu pertama Jembatan Perintis Garuda dilakukan, Kamis 9 April 2026. Momentum ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pemulihan konektivitas antar-desa yang sempat lumpuh akibat banjir besar pada Desember 2024.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa jembatan sepanjang 51 meter ini adalah urat nadi kehidupan warga. “Kami dari Dinas Perkim sangat mengapresiasi langkah TNI AD dan instruksi Bapak Presiden. Jembatan ini adalah urat nadi. Kami bertugas memastikan bahwa aksesibilitas menuju kawasan permukiman di Desa Sukamaju dan Sukamanah kembali normal, bahkan lebih kuat dari sebelumnya,” ujarnya.

Sendi menambahkan, keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan lapangan menjadi prioritas utama agar pengerjaan yang ditargetkan rampung dalam 30 hari berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya standarisasi pembangunan jembatan perintis ini, yang menghubungkan Kampung Cinagrog dan Kampung Batusapi, sebagai solusi permanen bagi mobilitas warga. “Pasca banjir 2024, akses warga memang sangat terdampak. Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda ini, bukan hanya mobilitas orang yang terbantu, tapi juga distribusi logistik dan hasil bumi ke permukiman warga akan jauh lebih mudah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sendi juga meninjau progres pembangunan kewilayahan lain di Cimanggu. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral antara Pemerintah Pusat, TNI, dan Pemkab Sukabumi melalui Dinas Perkim adalah kunci keberhasilan pembangunan di pelosok. “Sesuai arahan Bapak Bupati, kami di Perkim akan terus mengawal agar setiap jengkal pembangunan di daerah perintis seperti ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan tinggal dan ekonomi masyarakat. Kami siap bersinergi dengan jajaran Kodim 0622/Kab. Sukabumi selama proses pengerjaan ke depan,” pungkasnya.

Jembatan dengan lebar 120 cm ini akan digarap dengan sistem gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Semangat Sukabumi Mubarokah terasa nyata: pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang menghubungkan hati, ekonomi, dan masa depan warga agar lebih tangguh dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *