DKP Sukabumi Tegaskan Komitmen Pangan Bergizi untuk Semua: Semarak Hari Pangan Sedunia ke-45 dalam Spirit Sukabumi Mubarokah

Matasosial.com, – Dalam semangat Sukabumi Mubarokah—yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah—Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang bergizi, beragam, seimbang, dan aman. Momentum Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 Tahun 2025 menjadi panggung kolaboratif yang menyatukan pemerintah, pelaku usaha, pelajar, dan masyarakat dalam gerakan pangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Kantor DKP Kabupaten Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 6,2, Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. Acara ini dihadiri oleh Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B, MARS, jajaran perangkat daerah, pelaku usaha pangan, siswa sekolah, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, secara resmi membuka peringatan Hari Pangan Sedunia ke-45 Tingkat Kabupaten Sukabumi sekaligus meresmikan Gerakan Pangan Murah—sebuah langkah nyata dalam memastikan akses pangan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Rangkaian kegiatan mencerminkan pendekatan holistik DKP Sukabumi dalam membangun ketahanan pangan. Selain Gelar Pangan Murah, digelar pula lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar sebagai edukasi gizi sejak dini. Penyerahan Sertifikat Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) kepada pelaku usaha komoditas beras menjadi bentuk dukungan terhadap keamanan pangan lokal.

Sebagai bagian dari gerakan berkelanjutan, DKP menyerahkan benih sayuran kepada SMP Negeri Model Kecamatan Cikembar untuk mendukung program School Green, serta menyalurkan bantuan pangan di Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, sebagai intervensi rawan pangan. Gerakan Minum Susu bagi anak usia sekolah turut digalakkan sebagai kampanye gizi yang menyentuh langsung generasi penerus.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara lomba mewarnai, disambut sorak gembira anak-anak dan orang tua. Peninjauan stand Gelar Pangan Murah menjadi penutup yang menggambarkan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun masa depan pangan yang sehat, aman, dan penuh berkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *