Matasosial.com, – Sukabumi, 10 Maret 2026 — Memasuki hari ke-19 bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan doa khusus yang menggambarkan semangat keberkahan, kemudahan dalam berbuat kebaikan, dan harapan akan diterimanya amal saleh. Doa ini menjadi bagian dari rangkaian spiritualitas Ramadan yang selaras dengan visi daerah: Sukabumi Mubarokah.
“اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيلِي إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لَا تَحْرِمْنِي قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِينِ”
Allāhumma waffir fīhi ḥaẓẓī min barakātih, wa sahhil sabīlī ilā khairātih, wa lā taḥrimnī qabūla ḥasanātih, yā hādiyan ilal-ḥaqqil-mubīn.
Artinya: “Ya Allah, sempurnakanlah bagianku di bulan ini dengan berkahnya, permudahlah jalanku untuk menempuh kebaikannya, dan janganlah Kau halangi diriku untuk menerima kebaikannya, Wahai Penunjuk Jalan kepada kebenaran yang nyata.”
Spirit Ramadan, Spirit Pelayanan
Doa tersebut disampaikan Bupati saat menyerahkan bantuan zakat kepada masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen pelayanan publik yang tetap berjalan di tengah suasana ibadah. Momen ini juga menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya soal ritual, tetapi juga tentang memperkuat nilai-nilai sosial, keadilan, dan keberkahan.
Sukabumi Mubarokah: Dari Doa ke Aksi Nyata
Program Sukabumi Mubarokah yang digagas Bupati Asep Japar terus mengakar dalam berbagai sektor: dari pelayanan publik, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi umat melalui zakat dan pemberdayaan masyarakat. Doa Ramadan hari ke-19 menjadi simbol spiritual dari gerakan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.












