Empat Kantin MI PUI Dermayu Ludes, Rusli: Saya Dengar Berisik, Pas Dicek Ternyata Api Sudah Besar 

Mata Sosial Indonesia

BERITA139 Dilihat

Kabupaten Indramayu,- Kebakaran hebat melanda area kantin Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat malam (12/9/2025). Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini menghanguskan empat lapak kantin dan merusak satu lapak lainnya secara parah. Dugaan awal menyebutkan korsleting listrik sebagai pemicu utama, yang kemudian diperparah oleh ledakan tabung gas.

Rusli (45), satpam sekolah yang menjadi saksi mata pertama, mengisahkan detik-detik awal kejadian. Ia mendengar suara gaduh dari belakang sekolah sesaat setelah salat Isya. Ketika diperiksa, api sudah membesar dan mulai melahap deretan kantin.

“Saya dengar berisik, pas dicek ternyata api sudah besar. Kejadian pas habis salat Isya. Saya langsung teriak minta bantuan warga dan segera mematikan semua kontak listrik,” ungkap Rusli kepada awak media.

Menurut Rusli, kobaran api menjalar sangat cepat dari satu lapak ke lapak lainnya. Dari total delapan lapak kantin, empat di antaranya ludes terbakar, satu rusak berat, dan sisanya berhasil diselamatkan. Ia juga menyebut adanya suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas, membuat api semakin membesar dan nyaris merambat ke ruang aula sekolah.

“Apinya besar banget, sudah tidak bisa ditangani sendiri. Kalau kecil mungkin bisa saya padamkan, tapi ini langsung merambat cepat,” tambahnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak berwenang. Dua unit armada pemadam kebakaran dari Indramayu tiba tak lama kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan.

Petugas Inafis Polres Indramayu juga telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Garis polisi (police line) telah dipasang guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya sistem keamanan dan pengawasan instalasi listrik serta gas di lingkungan sekolah, demi mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Atk JBRO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *