Matasosial.com, _Sukabumi – Dalam semangat Sukabumi Mubarokah—daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan diberkahi—Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar agenda tahunan Muhibah Ramadan 1447 H. Salah satu titik kegiatan berlangsung di Masjid Besar Assalam, Kecamatan Cibadak, Rabu, 4 Maret 2026, dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, Forkopimda, dan jajaran kepala perangkat daerah.
Hadiah Umroh: Simbol Keberkahan dan Kepedulian
Yang paling menyentuh dalam kegiatan tahun ini adalah pemberian hadiah umroh kepada masyarakat yang hadir. Hadiah ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga simbol keberkahan Ramadan dan kepedulian pemerintah terhadap spiritualitas warganya.
“Selain bantuan sosial, tahun ini ada hadiah umroh yang dibagikan kepada masyarakat beruntung,” ujar Kabag Kesra H. Andi Rahman.
Hadiah umroh ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Sukabumi tidak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek keimanan dan kebahagiaan batin masyarakat—sejalan dengan nilai-nilai Sukabumi Mubarokah.
Silaturahmi dan Aspirasi: Membangun Bersama
Muhibah Ramadan bukan sekadar seremoni, melainkan ruang silaturahmi antara ulama, umaro, dan umat. Bupati Asep Japar memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan capaian pembangunan, seperti swasembada pangan yang mengantarkan Sukabumi meraih penghargaan nasional dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.
“Kami terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian dan membantu petani dengan alat pertanian agar swasembada pangan semakin kokoh,” ungkap Bupati.
Doa dan Harapan: Sukabumi yang Berkah
Di tengah keberkahan Ramadan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendoakan warga terdampak bencana pergeseran tanah di Kecamatan Bantargadung. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah, namun optimis bahwa dengan doa dan dukungan masyarakat, Sukabumi akan terus melangkah menuju kemajuan yang berkah.
“Mohon doa agar kami bisa mewujudkan Sukabumi yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Hadiah umroh dalam Muhibah Ramadan bukan sekadar hadiah, melainkan manifestasi nilai Sukabumi Mubarokah: pembangunan yang menyentuh hati, menguatkan iman, dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. Dengan silaturahmi, aspirasi, dan keberkahan, Sukabumi melangkah bersama menuju masa depan yang lebih terang.
