Jaga Keamanan Keutuhan Bangsa Ajakan Bakom RI Respons Dugaan Penyadapan Presiden

BERITA5 Dilihat

Matasosial.Com, Jakarta Kamis 5 November 2026 – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Bakom RI Syahganda Nainggolan menyampaikan ajakan kepada masyarakat di Jakarta. Selain itu Syahganda Nainggolan merespons kasus penyadapan yang diduga menyasar Presiden Prabowo Subianto. Kemudian Syahganda Nainggolan menegaskan bahwa masyarakat perlu Jaga Keamanan Keutuhan Bangsa secara bersama sama.

Presiden Prihatin Dugaan Penyadapan Libatkan Institusi Di Bawahnya

Sementara itu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan sikap Presiden di Istana Negara Jakarta Rabu 4 November 2026. Ia menjelaskan bahwa Presiden menilai dugaan tersebut memprihatinkan karena melibatkan institusi yang berada di bawah presiden. Selain itu ia menjelaskan bahwa penyadapan disebut mengarah ke sejumlah pejabat negara, pimpinan partai politik, hingga tokoh organisasi kemasyarakatan.

“Beliau sangat prihatin. Institusi yang berada di bawah Presiden, kemudian melakukan upaya sedemikian (penyadapan). Tentunya itu sangat memprihatinkan. Sekali lagi, sangat mengkhawatirkan untuk kepentingan kita semuanya,” kata Prasetyo.

Informasi Sensitif Bisa Bahayakan Kepentingan Bangsa

Selanjutnya Prasetyo menjelaskan bahwa dugaan penyadapan terhadap kepala negara dan pimpinan negara berpotensi menyangkut informasi yang sensitif. Selain itu ia menegaskan bahwa informasi tersebut, jika disalahgunakan, dapat membahayakan kepentingan bangsa. Oleh karena itu Presiden menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal yang disebut menyasar dirinya.

Bakom Ajak Elemen Bangsa Jaga Keamanan Bersama

Di sisi lain Syahganda Nainggolan mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk bersama sama menjaga keamanan. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga ketertiban masyarakat dan keutuhan bangsa. Selain itu ia mengajak masyarakat untuk Jaga Keamanan Keutuhan Bangsa di tengah dinamika yang berkembang.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan keutuhan bangsa,” kata Syahganda Kamis.

Tolak Politik Busuk Yang Pecah Belah Persatuan

Kemudian Syahganda Nainggolan menekankan agar masyarakat tidak membiarkan ambisi ambisi kekuasaan membuat masyarakat menoleransi politik busuk. Ia menjelaskan bahwa politik busuk tersebut tanpa moral dan bisa memecah belah persatuan kita. Oleh karena itu ia meminta masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi.

Dukung Presiden Dan Polri Tindak Tegas Pelaku

Selanjutnya Syahganda Nainggolan mengajak semua elemen bangsa mendukung Presiden dan jajaran Kepolisian. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut penting dalam upaya menindak tegas dan menjaga ketertiban masyarakat. Selain itu ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang berpotensi mengancam keamanan, keselamatan, dan kewibawaan Presiden harus diusut secara objektif, transparan, dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus menjadi landasan utama.

“Mari semua elemen bangsa mendukung Presiden dan jajaran Kepolisian dalam upaya menindak tegas dan menjaga ketertiban masyarakat,” kata Syahganda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *