Jaro Midun Hadiri Rapat Strategis Bahas Data Desa dan PTSL, Pembahasan PTSL Dijadwalkan Ulang

Matasosial.com,- SUKABUMI — Kepala Desa Cikahuripan, Heri Suryana atau yang akrab disapa Jaro Midun, turut hadir sebagai peserta dalam rapat koordinasi lintas lembaga yang digelar pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Ruang Rapat DKUKM Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi utama yang membahas penguatan data desa dan evaluasi pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sesi pertama berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), enam perwakilan dari APEKASI, dan enam orang dari APDESI. Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai pemutakhiran data desa, integrasi statistik dalam perencanaan pembangunan, serta peningkatan kapasitas aparatur desa.

Jaro Midun menyampaikan bahwa data yang akurat bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi fondasi utama dalam menyusun kebijakan yang adil dan tepat sasaran.

“Pemutakhiran data desa itu bukan sekadar angka, tapi cermin kondisi nyata masyarakat. Kalau datanya kuat, perencanaan pembangunan bisa lebih terarah. Saya juga dorong agar aparatur desa terus belajar dan beradaptasi dengan sistem statistik agar tidak tertinggal,” ujar Jaro Midun.

Memasuki sesi kedua pada pukul 13.00 WIB, rapat dilanjutkan dengan agenda pembahasan permasalahan PTSL yang dinilai telah berjalan cukup lama tanpa kejelasan teknis di lapangan. Hadir dalam sesi ini perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), APEKASI, dan APDESI. Namun, pembahasan PTSL diputuskan untuk ditunda dan dijadwalkan ulang minggu depan, guna memberikan ruang bagi penyusunan data dan penjelasan teknis yang lebih lengkap.

Saat dihubungi langsung oleh Matasosial melalui WhatsApp pribadinya, Jaro Midun menjelaskan:

“Saya ikut hadir sebagai peserta dan menyimak langsung dinamika pembahasan. Untuk PTSL, memang belum bisa dibahas tuntas hari ini. Dipending dulu, dan minggu depan insya Allah akan dilanjutkan dengan penjelasan yang lebih terbuka dan teknis. Masyarakat perlu tahu duduk persoalannya secara jelas,” jelanya.

Kehadiran Jaro Midun dalam forum ini mencerminkan komitmen Pemerintah Desa Cikahuripan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Dalam semangat Sukabumi Mubarokah—yang berarti Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah—ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk kepastian hukum atas tanah dan penguatan kapasitas desa, adalah bagian penting dari visi pembangunan lokal yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *