Matasosial.com,- Sukabumi, 14 Oktober 2025– Di tengah gencarnya upaya nasional untuk memperkuat ketahanan pangan, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, melangkah maju melalui program inovatif dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukaluyu. Inisiatif pengelolaan peternakan ayam telur berbasis dana desa ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan protein masyarakat setempat, tetapi juga meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Menurut Apay Suyatman, Kepala Desa Jagamukti, program ini merupakan langkah strategis untuk memberdayakan potensi lokal. “Pengelolaan ayam telur dari dana desa ini diharapkan bisa meningkatkan PADes Jagamukti dan kesejahteraan masyarakat. Ayam yang dikelola BUMDes Sukaluyu akan menciptakan sumber pendapatan mandiri, sekaligus menstabilkan pasokan pangan di wilayah desa,” ujarnya saat ditemui di kantor desa baru-baru ini.

Program ini memanfaatkan alokasi dana desa khusus untuk ketahanan pangan, dengan target awal pengelolaan 400 ekor ayam petelur. BUMDes Sukaluyu, yang telah aktif sejak beberapa tahun terakhir, kini menjadikan peternakan sebagai unit usaha unggulan. Modal awal dari dana desa digunakan untuk pembangunan kandang modern serta pelatihan bagi peternak lokal, memastikan operasional yang efisien dan ramah lingkungan.
Inisiatif ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menekankan peran BUMDes dalam mempercepat kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain di Sukabumi untuk mengoptimalkan sumber daya lokal guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Upaya seperti ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan, di mana ekonomi lokal dan kebutuhan dasar warga saling mendukung. Masyarakat Jagamukti pun antusias menyambut program ini, berharap dapat membuka peluang usaha baru bagi generasi muda.






