Komisi I DPR RI, Dave Laksono: TNI dan BIN Harus Perkuat Deteksi Dini

DPR RI38 Dilihat

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Wakil Ketua DPR RI Dave Laksono menegaskan pentingnya peran TNI dan BIN dalam memperkuat deteksi dini, analisis situasi, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, pernyataan pemerintah bahwa kondisi dalam negeri aman dan terkendali mencerminkan hasil pemantauan yang akurat. Stabilitas yang sudah terjaga wajib dipelihara dengan kewaspadaan. “Komisi I DPR RI menghormati hasil koordinasi pemerintah bersama TNI, Polri, dan unsur terkait dalam memantau perkembangan situasi nasional,” kata Dave.

Respons Cepat dan Proporsional

Dave menekankan bahwa kemampuan membaca perkembangan secara cepat dan akurat adalah kunci agar potensi gangguan bisa direspons tepat waktu. Stabilitas nasional harus dijaga sejalan dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.

Waspada Disinformasi di Ruang Digital

Ia juga menyoroti maraknya penyebaran video lama yang dikemas seolah-olah peristiwa baru. Hal ini berpotensi menimbulkan keresahan dan menyesatkan masyarakat. “Kebebasan berekspresi tetap harus dihormati, tetapi tidak boleh dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan atau memanipulasi fakta. Perkembangan ruang digital juga memerlukan perhatian yang sama,” ujarnya.

Komisi I DPR menekankan pentingnya penanganan disinformasi oleh Komdigi, platform digital, dan pihak terkait. Literasi digital juga harus diperkuat agar masyarakat terbiasa memverifikasi sumber, waktu, dan konteks sebelum membagikan informasi. “Ruang digital Indonesia diharapkan tetap menjadi ruang publik yang sehat, terpercaya serta mendukung terjaganya stabilitas nasional dan kualitas demokrasi,” tegas Dave.

Situasi Nasional Aman

Sebelumnya, Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan bahwa situasi di Ibu Kota dan sejumlah wilayah Indonesia aman terkendali. Aktivitas pusat perbelanjaan pun berjalan normal, mencerminkan kondisi yang stabil. “Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *