LSM Dampal Jurig Terus Beraksi: Rencana Kunjungan Silaturahmi dan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Rentan di Sukabumi

Mata Sosial Indonesia

Bansos59 Dilihat

Mata sosial.com ll LSM Dampal Jurig kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terpencil dan rentan di Kabupaten Sukabumi.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Irvan Aziz, organisasi ini berencana melakukan kunjungan silaturahmi pada Selasa atau Rabu mendatang (30 September atau 1 Oktober 2025) ke kawasan Suradita, Balekambang, Ciengang, dan Gegerbitung menyampaikan ke Mata sosial.com Pada Minggu (28/9/2025)

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bantuan sembakoampuan mencari solusi terbaik bagi warga yang mengalami kesulitan.

Fokus utama kunjungan kali ini adalah pada dua kasus yang menjadi perhatian: dugaan penderita gangguan jiwa (ODGJ) yang tinggal di gubuk pengasingan di RT 16, serta Ibu Karni (seorang janda sebatang kara berusia 40-an di RT 14) yang mengalami kelumpuhan dan sedikit keterbelakangan mental.

Kedua lokasi ini berada di wilayah yang masih dikategorikan sebagai zona merah, di mana akses layanan kesehatan dan sosial terbatas.

“Kami akan datangi untuk silaturahmi dan berikan bantuan sembako sesuai kemampuan, terbaik,” ujar Irvan Aziz, Ketua Umum LSM Dampal Jurig. Ia menambahkan bahwa dugaan ODGJ tersebut diketahui agak galak, sehingga pihaknya akan berkomunikasi dengan Puskesmas setempat, Camat, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan bisa dibawa ke rumah sakit di Cilendek atau Plara untuk penanganan lebih lanjut,” lanjutnya.

Selain itu, Irvan Aziz sedang mengusahakan penyediaan kursi roda untuk Ibu Karni, yang sebelumnya pernah dikunjungi. “Saya akan bawa kursi roda sekaligus saat kunjungan ke kediaman dugaan ODGJ di gubuk pengasingan tersebut. Lokasinya tidak jauh dari tempat Ibu Karni, masih di wilayah Suradita, Balekambang, Ciengang, Gegerbitung, Sukabumi,” tegas Irvan.

LSM Dampal Jurig, yang dikenal dengan dedikasinya pada konservasi lingkungan dan bantuan sosial, terus berupaya meringankan beban warga di daerah tertinggal, terisolir, dan terluar. Aksi ini sejalan dengan motto organisasi: membuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *