Ditulis Oleh AA Ruslan/Mata Sosial
Palabuhanratu, Maret 2025.
Iman Adinugraha, anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi Demokrat, adalah figur yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memperjuangkan aspirasi rakyat kecil. Sejak pelantikannya jadi anggota DPR RI, ia terus menjadi penggerak aktif berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah melalui langkah nyata dan terukur.
Sebagai anggota Komisi VII, yang berfokus pada bidang perindustrian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, dan pariwisata, Iman Adinugraha menempatkan pengembangan sektor-sektor ini sebagai prioritas utama. Ia percaya bahwa perindustrian yang inklusif dan UMKM yang kuat adalah fondasi penting bagi pembangunan daerah. Selain itu, ia juga mendorong ekonomi kreatif sebagai pilar baru perekonomian nasional, yang tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga memperkuat daya saing daerah. Komisi VII juga memiliki peran strategis dalam pengawasan sarana publikasi dan penyiaran, yang berperan penting dalam mendukung ekonomi kreatif dan industri media di Indonesia.
Dedikasi Iman Adinugraha juga tercermin dalam tindakan nyata terhadap isu-isu yang mendesak. Ketika banjir bandang melanda Sukabumi, ia tidak hanya berperan sebagai Anggota Dewan RI yang cukup Intruksikan ke timnya, tetapi ia turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak. Ia memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti sembako, pakaian, dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak. Ia juga mengadvokasi evaluasi aktivitas tambang yang diduga menjadi penyebab kerusakan lingkungan di wilayah tersebut. Dorongan untuk meminta perusahaan tambang bertanggung jawab atas rehabilitasi kawasan terdampak menegaskan perhatiannya pada aspek lingkungan dalam pembangunan daerah.
Selain itu, komitmen Iman untuk kesejahteraan masyarakat kecil terlihat jelas dalam kasus Ibu Tini, seorang penjual bubur sumsum yang terjerat utang bank keliling. Dengan bantuannya, Ibu Tini tidak hanya berhasil melunasi utang, tetapi juga mendapatkan modal usaha untuk membangun kehidupannya kembali. Kisah ini diangkat langsung oleh Iman dalam rapat kerja dengan Menteri UMKM, yang kemudian merespons dengan membentuk satuan tugas untuk memberantas praktik bank ilegal. Keberhasilan ini bukan hanya soal memberikan bantuan, tetapi juga mendorong perubahan sistemik yang berimplikasi luas bagi pelaku UMKM di Indonesia.
Di luar itu, sebagai legislator, Iman Adinugraha konsisten mendorong pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Ia percaya bahwa kreativitas masyarakat harus dioptimalkan untuk mendorong daya saing daerah dalam skala nasional maupun global. Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, ia berhasil menjembatani kesenjangan yang sering kali muncul dalam implementasi kebijakan.
Iman Adinugraha adalah contoh nyata perwakilan rakyat yang tidak hanya berbicara tetapi juga bertindak. Perjalanan politiknya menunjukkan bahwa sinergi antara kebijakan, aksi nyata, dan aspirasi rakyat dapat menghasilkan dampak positif yang nyata. Sebagai seorang tokoh yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat kecil dan pembangunan daerah, ia terus memberikan inspirasi kepada banyak orang di Indonesia. Dedikasi semacam ini adalah cerminan dari kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan nyata.
