Musrenbang Kecamatan Sagaranten Sukabumi begini kata UPTD PU Wilayah Sagaranten  

Mata Sosial Indonesia

Infrastruktur151 Dilihat

Sukabumi – Partisipasi UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Sagaranten dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, menarik perhatian berbagai pihak. Pertemuan yang berlangsung di aula Kantor Kecamatan Sagaranten ini dihadiri oleh Camat Sagaranten, perwakilan dari Polsek dan Koramil Sagaranten, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, kepala desa, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat setempat.

Salah satu topik utama dalam Musrenbang tersebut adalah perbaikan infrastruktur jalan kabupaten yang mengalami kerusakan akibat bencana pada awal Desember 2024. Ami Amelia, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) UPTD PU Wilayah Sagaranten, menjelaskan bahwa ada dua ruas jalan utama yang perlu diperbaiki:

Jalan Ancaen-Bojonghaur: Jalur ini menghubungkan Sagaranten-Pabuaran-Lengkong dan mengalami kerusakan parah di Jembatan Ciparaya akibat banjir dari Sungai Cikaso. Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, dengan Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran.

Jalan Jampangkulon-Ciguyang: Rute ini penting karena menghubungkan Sagaranten dengan Tegalbuleud dan Kalibunder.

“Kerusakan ini sangat mengganggu aksesibilitas masyarakat. Jembatan Ciparaya bahkan sudah ditinjau langsung oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk langkah tindak lanjut,” ujar Ami Amelia kepada media pada Kamis (13/2/2025). Ia menambahkan bahwa kedua ruas jalan tersebut menjadi prioritas utama dalam perbaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Keterlibatan UPTD PU Wilayah Sagaranten dalam Musrenbang ini menekankan komitmen mereka untuk bekerja sama dalam merencanakan dan mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diskusi dalam acara ini menjadi momen penting untuk menyatukan visi dan misi berbagai pihak dalam mengembangkan Kecamatan Sagaranten secara berkelanjutan.

Partisipasi aktif dari kepala desa, tokoh pemuda, dan masyarakat diharapkan akan memperkaya proses perencanaan dengan berbagai perspektif dan aspirasi yang relevan. Dengan kehadiran berbagai pihak, Musrenbang ini diharapkan menghasilkan rencana strategis yang konkret dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *