Operasi Ketupat 2025: Sinergi Polri dan Optimalisasi Personel di Polda NTB

Lombok Timur, 27 Maret 2025 – Operasi Ketupat 2025 terus berlangsung di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan pengawasan ketat dari Tim Supervisi Baharkam Polri. Dipimpin oleh Brigjen Pol Hando Wibowo, S.I.K., M.Si., M.Han., tim ini menggelar supervisi pada hari kedua pelaksanaan operasi di Mapolres Lombok Timur. Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan dari lima Polres lain di Pulau Sumbawa, dengan jumlah total personel yang diterjunkan mencapai 798 orang.

Pengarahan dan Penekanan Tim Supervisi

Brigjen Pol Hando Wibowo membuka kegiatan dengan menegaskan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama masa mudik dan Lebaran. “Kita harus memastikan bahwa seluruh personel melaksanakan tugas dengan profesionalisme, menjaga citra Polri, dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan akurasi pelaporan,” ujar Brigjen Hando.

Lebih lanjut, Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, S.E., M.M., memberikan arahan terkait transparansi dalam pengelolaan anggaran operasional dan menekankan pentingnya sinergi lintas instansi pada setiap pos pelayanan. “Pengelolaan anggaran harus dilakukan dengan penuh akuntabilitas agar operasi ini berjalan maksimal dan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Arahan tambahan disampaikan oleh Kombes Pol Amin Lintarso, yang fokus pada pengamanan titik rawan kemacetan dan potensi konflik dalam tradisi lokal, serta AKBP Mu’at, S.H., M.M., yang mengingatkan pentingnya pengisian data supervisi secara akurat.

Kesiapan Personel dan Infrastruktur di Polres Jajaran

Masing-masing Polres memaparkan persiapan mereka dalam mendukung Operasi Ketupat Rinjani 2025, dengan rincian sebagai berikut:

  • Polres Dompu: 1 Pospam dan 2 Posyan dengan total personel 158 orang.
  • Polres Lombok Timur: 3 Pospam dan 1 Posyan dengan 147 personel.
  • Polres Sumbawa Barat: Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu didukung 116 personel.
  • Polres Sumbawa: Penempatan di 2 Pospam dan 1 Posyan sesuai kebutuhan wilayah.
  • Polres Bima: 2 Pospam dan 1 Posyan dengan dukungan 130 personel.
  • Polres Bima Kota: 2 Posyan, 1 Pospam, dan 1 Pos Terpadu dengan 147 personel.

Secara keseluruhan, total personel yang diterjunkan dari enam Polres tersebut mencapai 798 orang, yang dikoordinasikan untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama masa mudik Lebaran.

Kendala dan Evaluasi

Dalam pelaksanaan kegiatan, ditemukan beberapa kendala, seperti minimnya dukungan logistik untuk beberapa Polres serta keterbatasan fasilitas teknis pada pos pelayanan. Tim supervisi mencatat ini sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan pada masa mendatang.

Penutup

Dengan sinergi seluruh elemen yang terlibat, Operasi Ketupat Rinjani 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan perayaan Idulfitri. “Kami optimis, dengan kerja sama dan profesionalisme yang ada, Polri akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Brigjen Pol Hando Wibowo.

Sumber: Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, S.E., M.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *