Matasosial.com,- Sukabumi, – Dalam semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Drs. Nunung Nurhayati, menyerukan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Ia menegaskan bahwa sektor perikanan bukan sekadar urusan produksi, melainkan bagian dari perjuangan etis dan kolektif menuju Indonesia yang sejahtera dan berdaulat pangan.
Mengusung tema nasional “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, Drs. Nunung menekankan bahwa Pancasila harus diaktualisasikan sebagai pedoman etis dalam pengelolaan potensi perikanan.
“Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman etis dalam mengelola potensi perikanan agar mampu memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sektor perikanan di Kabupaten Sukabumi harus berlandaskan prinsip keadilan, keberlanjutan, dan gotong royong.
“Melalui pengelolaan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berbasis gotong royong, sektor perikanan di Kabupaten Sukabumi dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, menurutnya, juga menjadi titik strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan.
“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita bisa memperkuat kemandirian pangan sekaligus menjaga keutuhan bangsa,” tambahnya.
Pernyataan ini sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah—Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah—di mana sektor perikanan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan yang berakar pada nilai-nilai luhur, keberdayaan lokal, dan keberkahan alam. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perikanan sebagai jalan perjuangan bersama, demi masa depan yang berdaulat, berkelanjutan, dan penuh berkah.
