Pendidikan Gratis Program Prabowo, Qodari Sebut Kesejahteraan Guru Juga Naik

Pendidikan69 Dilihat

Matasosial.com, Jakarta – 28 September 2026 – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan rencana pendidikan gratis dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi menjadi upaya pemerintah menghadirkan ekosistem pendidikan yang inklusif. Program ini memastikan semua anak Indonesia mendapat pendidikan berkualitas tanpa terbebani biaya.

“Pendidikan gratis menghilangkan biaya, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga,” ucap Qodari dalam keterangannya, Senin (28/9).

Pemerintah Lengkapi Program Pendidikan Gratis Dengan Sekolah Baru

Qodari menjelaskan kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program yang sudah berjalan. Pemerintah saat ini mempercepat perbaikan sarana dan prasarana sekolah melalui program revitalisasi sekolah dan pembagian Papan Interaktif Digital atau PID.

Atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga menghadirkan model sekolah yang menyesuaikan kebutuhan anak-anak. Program tersebut meliputi Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda.

“Mendekatkan layanan pendidikan bermutu ke daerah melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi, memperluas program afirmasi dan pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan melalui Sekolah Rakyat, memperluas kesempatan bagi talenta unggul melalui Sekolah Unggul Garuda,” tegasnya.

Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Utama

Pemerintah tidak hanya fokus pada infrastruktur dan akses gratis. Pemerintah juga memperkuat kapasitas dan kesejahteraan guru sebagai penopang utama keberhasilan pendidikan.

Qodari menyebut guru yang kompeten dan sejahtera menjadi alat ukur penting dalam mendukung transformasi pendidikan nasional.

“Seiring dengan kebijakan pendidikan gratis, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” kata dia.

Ia menilai penguatan kompetensi, profesionalitas, dan kesejahteraan guru memiliki posisi sama penting dengan pembangunan fasilitas sekolah.

“Komitmen pendidikan gratis, revitalisasi sarana-prasarana, penguatan guru, Sekolah Rakyat, serta berbagai program afirmasi pendidikan merupakan satu langkah transformasi yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal,” ucapnya.

Qodari menegaskan negara berkomitmen memastikan latar belakang ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *