Pengunjung Soroti Dugaan Pungutan Parkir Tanpa Karcis di Ujung Genteng

BERITA, DINAS, Parawisata149 Dilihat

Matasosail.com, – Sukabumi – Suasana liburan di Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, ternodai oleh keluhan sejumlah pengunjung terkait pungutan parkir yang disebut tidak disertai karcis resmi.

Dekok (38), wisatawan asal Kecamatan Simpenan, mengaku datang untuk mencari ketenangan setelah menjalani puasa. Namun, ia justru dihadapkan pada pungutan parkir yang menimbulkan tanda tanya.

“Kami sengaja datang ke sini ingin hiburan, ingin tenang setelah hampir satu bulan penuh puasa. Tapi pas masuk ke arah tenda biru di Ujung Genteng, kami diminta bayar parkir,” kata Dekok, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, tarif yang dikenakan berbeda untuk tiap jenis kendaraan: mobil Rp25 ribu dan motor Rp10 ribu.

“Mobil diminta Rp25 ribu, motor Rp10 ribu. Tapi setelah uangnya diambil, karcisnya tidak diberikan,” ujarnya.

Dekok menambahkan, ia sempat melihat karcis ditunjukkan oleh petugas, namun tidak diberikan setelah pembayaran dilakukan.

“Tadi sempat diperlihatkan karcisnya, tapi setelah uang kami kasih, karcisnya tidak diberikan. Jadi kami juga bingung ini resmi atau tidak,” katanya.

Ia berharap pengelola wisata maupun pemerintah daerah menertibkan sistem parkir agar jelas dan tidak merugikan pengunjung.

“Harapannya kalau memang ada retribusi atau parkir, ya jelas. Dikasih karcisnya supaya pengunjung juga merasa aman dan nyaman,” ucap Dekok.

Selain parkir, Dekok juga menyoroti kondisi toilet di lokasi wisata.

“Bahkan untuk buang air kecil juga harus bayar Rp5 ribu. Kalau fasilitasnya bersih dan nyaman mungkin tidak masalah, tapi di dalamnya bau pesing,” keluhnya.

Ia menegaskan perlunya perhatian serius terhadap fasilitas umum.

“Harapannya kalau memang ada retribusi atau parkir, ya jelas. Dikasih karcisnya supaya pengunjung juga merasa aman. Fasilitas seperti toilet juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung lain yang datang di hari yang sama. Mereka berharap ada pengawasan dari pihak terkait agar praktik pungutan tanpa karcis tidak kembali terjadi di kawasan wisata Ujung Genteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *