Matasosial.com, – Jakarta, 7 November 2025 – Sebanyak dua belas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dari negara-negara sahabat resmi menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta. Penyerahan ini menandai dimulainya masa tugas mereka sebagai perwakilan diplomatik di Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, sejumlah duta besar menyampaikan kesan mendalam mereka terhadap Indonesia—mulai dari kekayaan budaya, keramahan masyarakat, hingga potensi kolaborasi lintas sektor. Semangat mempererat hubungan bilateral pun menjadi benang merah dari pesan-pesan yang mereka sampaikan.
Irlandia: Kolaborasi Budaya sebagai Jembatan Persahabatan
Duta Besar Irlandia, Sharon Ann Lennon, menyampaikan rasa hormat dan antusiasmenya memulai tugas di Indonesia. Ia melihat kesamaan mendasar antara kedua bangsa dalam hal akar budaya dan semangat kemandirian.
“Saya pikir sastra, sejarah budaya, tarian, musik kita benar-benar dihargai dan dipahami di sini dan di seluruh Indonesia. Saya benar-benar ingin memperdalam itu dan mungkin menghadirkan beberapa kolaborasi budaya antara seniman Indonesia dan seniman Irlandia di tahun-tahun mendatang,” ujar Sharon.
Jerman: Belajar Bahasa, Memahami Jiwa Bangsa
Duta Besar Jerman, Ralf Beste, menekankan pentingnya memahami budaya Indonesia sebagai fondasi kerja sama yang kuat. Ia bahkan mempelajari bahasa Indonesia sebagai bentuk komitmen personal.
“Saya belajar bahasa Indonesia untuk mendengar dengan giat. Saya harus memahami rakyat Indonesia lebih baik agar kita bisa kerja sama baik. Kami ingin mengenal semua pulau yang ada di sini. Orang Indonesia sangat ramah dan makanan di sini enak-enak,” tuturnya.
Spanyol: Terpikat oleh Keramahan dan Keindahan Alam
Duta Besar Spanyol, Bernardo de Sicart Escoda, mengungkapkan kekagumannya terhadap karakter masyarakat Indonesia yang terbuka dan hangat. Ia juga terpesona oleh kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Indonesia.
“Apa yang saya suka dari Indonesia? Terutama orang-orangnya. Mereka sangat dekat. Mereka sangat terbuka dan selalu berusaha membantu. Saya juga suka makanannya, pemandangannya, serta berbagai daerah dan desa yang dimiliki Indonesia,” ungkap Escoda.
Melalui penugasan diplomatik ini, para duta besar menyatakan tekad untuk memperkuat persahabatan dan membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan. Dari seni hingga ketahanan pangan, dari pendidikan hingga pertahanan—kerja sama lintas sektor diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
