Rekonstruksi Jalan Surade–Ujunggenteng, Penjelasan Teknis dari Conan Cbr Sutisna

Sukabumi, 16 Agustus 2026 – Proyek rekonstruksi ruas jalan Surade–Ujunggenteng menjadi perhatian masyarakat. Melalui akun media sosial Conan Cbr Sutisna, publik mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses teknis yang sedang berlangsung di lapangan.

Dalam keterangannya, Conan Cbr Sutisna menegaskan bahwa rekonstruksi ini membutuhkan waktu agar hasilnya maksimal. “Untuk hasil yang maksimal kita butuhkan waktu untuk pengerjaannya. Biar makin keren, di sini ditinggikan ya dari existing setengah meter, biar nanti ketika hujan atau ada rob jalan ini tidak tergenang atau terendam. Dengan sisi kiri dan kanannya dipasang drainase biar air mengalir, jadi tidak ada genangan air di antara kita,” tulisnya.

Langkah peninggian badan jalan dan pemasangan drainase menjadi strategi penting agar akses tetap aman dari genangan air. Penyesuaian proyek dilakukan akibat eskalasi harga material imbas kenaikan minyak dunia. Dari target awal 6 km, hanya 5 km yang bisa dilaksanakan dengan anggaran yang tersedia. Sisa 1 km yang rusak berat masih menunggu tahapan usulan berikutnya.

Untuk sementara, penanganan dilakukan melalui pemeliharaan rutin dengan metode LAPEN (Lapis Penetrasi/Aspal Bakar). LAPEN berbeda dengan overlay hotmix, karena setelah cor aspal ditaburi screening atau abu batu, lapisan itu berfungsi agar aspal tidak melekat pada ban kendaraan. Screening akan hilang dengan sendirinya setelah aspal mengembang.

Conan Cbr Sutisna juga mengingatkan pengendara agar berhati-hati karena permukaan jalan masih licin sebelum aspal mengeras sempurna. Ia mengakui adanya dampak sementara seperti debu saat musim kemarau, namun hal ini merupakan bagian dari proses teknis yang harus dilalui agar hasil akhir sesuai umur rencana jalan.

Dalam unggahannya, ia menegaskan komitmen pelayanan publik. “Jadi bukan kami anti kritik atau baper. Tapi kami tahu antara nyinyir dan kritik membangun. Kami hanya berjuang melayani pengguna jalan dengan tujuan terbaik buat masyarakat. Dan itu pun semuanya atas partisipasi pengguna kendaraan dengan membayar dan taat pajak. Saya pribadi hanya bertugas melayani dan sebagai pelaksana teknis,” tegasnya.

Rekonstruksi jalan Surade–Ujunggenteng menjadi bukti nyata kerja pemerintah dalam menjaga infrastruktur vital. Jalan ini bukan hanya jalur transportasi, melainkan urat nadi ekonomi masyarakat pesisir. Dengan peninggian badan jalan dan pemasangan drainase, diharapkan akses tetap aman dari genangan air dan mendukung aktivitas warga.

Masyarakat diajak untuk terus mengikuti perkembangan proyek ini melalui akun Facebook Conan Cbr Sutisna, yang aktif membagikan penjelasan teknis dan informasi terbaru dari lapangan. Informasi publik ini resmi disampaikan oleh Entis Sutisna, ST, Kepala Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan di Wilayah 4, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, yang dikenal pula dengan nama Conan Cbr Sutisna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *