Matasosial.com, Sukabumi, Senin (09/03/2026) – Dalam semangat Sukabumi Mubarokah yang menjunjung nilai maju, unggul, berbudaya, dan berkah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketahanan peternakan dan kesehatan hewan. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas, sektor peternakan tidak hanya menjadi sumber ekonomi, tetapi juga benteng perlindungan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis.
Kawin Suntik untuk Ternak Unggul
Salah satu program unggulan yang terus digencarkan adalah pelayanan inseminasi buatan atau kawin suntik bagi sapi dan kerbau. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas genetik dan populasi ternak unggul di Kabupaten Sukabumi.
“Kami terus menggencarkan inseminasi buatan untuk meningkatkan kualitas dan populasi ternak unggul,” ungkap Asep Japar.
Layanan Kesehatan Hewan Gratis di Semua Kecamatan
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menghadirkan pelayanan kesehatan hewan gratis yang menjangkau seluruh kecamatan. Layanan ini mencakup pemeriksaan dan pengobatan untuk berbagai jenis hewan ternak dan peliharaan, seperti sapi, kerbau, domba, kambing, anjing, kucing, kelinci, hingga burung.
“Pelayanan kesehatan hewan gratis di seluruh kecamatan menjadi komitmen kami untuk menjaga ketahanan peternakan dan melindungi masyarakat dari penyakit zoonosis,” jelasnya.
Sukabumi Mubarokah: Peternakan Sehat, Masyarakat Kuat
Program inseminasi buatan dan layanan kesehatan hewan ini bukan sekadar teknis, tetapi bagian dari visi besar Sukabumi Mubarokah—membangun desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Dengan ternak yang sehat dan produktif, masyarakat desa memiliki pondasi ekonomi yang kuat dan terlindungi dari risiko kesehatan yang mengancam.
