Sauyunan, Sehat, dan Berkah: Semangat Warga Bojongsoang dalam Milad Sanggar Mia Geboy ke-5

Mata Sosial Indonesia

BERITA, Olahraga51 Dilihat

Matasosial.com,- Banndung,- Lapangan Senam Sanggar Utama Mia Geboy di RW 17 Desa Bojongsoang, Kabupaten Bandung, menjadi saksi semangat kebersamaan warga dalam perayaan Milad ke-5 Sanggar Senam Mia Geboy. Kegiatan ini bukan sekadar senam sehat, melainkan wujud nyata nilai-nilai sauyunan, kepedulian sosial, dan kebangkitan komunitas yang sejalan dengan semangat kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi—yang dikenal mengangkat budaya lokal dan solidaritas warga sebagai fondasi pembangunan.

Senam Sehat dan Tasyakur Bini’mah: Merawat Jasmani dan Silaturahmi

Ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung mengikuti senam sehat dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana menjaga kesehatan jasmani. Usai senam, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan lima tahun Sanggar Mia Geboy.

Sumiyati, Owner Sanggar Mia Geboy, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan kepada seluruh anggota yang hadir. “Alhamdulillah pada hari ini kita bisa berkumpul bersama untuk bersilaturahmi. Mudah-mudahan semua anggota senam Mia Geboy semakin sehat, jaya, dan dikasih keberkahan. Untuk ke depannya, Sanggar Senam ini bisa terus maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus aktif di sanggar utama yang kini berlokasi di RW 17. “Saya minta dukungan dari semua anggota agar kita bisa terus melaksanakan kegiatan senam dan aktivitas sosial lainnya. Mudah-mudahan kita semua bisa terus sauyunan. Saya doakan untuk semua agar terus sehat dan banyak rezekinya,” ujar Bak Sum, sapaan akrabnya.

Aksi Sosial: Santunan dan Hadiah untuk Masyarakat

Sebagai bagian dari tradisi sanggar, kegiatan sosial turut digelar. Santunan diberikan kepada kaum dhuafa, janda, dan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, panitia menyiapkan doorprize menarik, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga hadiah hiburan, yang disambut meriah oleh para peserta.

Irvan Permana, Ketua Sanggar Senam Mia Geboy, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara Tasyakur Bini’mah. “Sampai saat ini Sanggar Mia Geboy sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan selama 5 tahun. Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Sumiyati dan Bapak Iksan sebagai pemilik sanggar yang juga telah menyiapkan sanggar baru,” ujarnya.

Irvan menegaskan bahwa sanggar ini terbuka untuk semua warga. “Silakan datang, karena sanggar ini untuk aktivitas warga masyarakat dalam kegiatan senam dan terbuka untuk siapa saja,” tambahnya. Ia juga menjelaskan bahwa iuran peserta akan dikembalikan dalam bentuk hadiah dan santunan, sebagai wujud komitmen sosial sanggar.

Apresiasi Pemerintah Desa: Inovasi Warga Sunda yang Menguatkan Silaturahmi

Kadus RW 17, mewakili Kepala Desa Bojongsoang, turut memberikan apresiasi atas keberadaan sanggar ini. “Sanggar senam Mia Geboy ini merupakan tempat yang positif, sebagai salah satu inovasi untuk orang-orang Sunda yang diprakarsai oleh Ibu Sumiyati. Melalui sanggar ini, masyarakat bisa menjalin kekompakan dan menguatkan silaturahmi sehingga masyarakatnya bisa sauyunan,” ucapnya.

Penutup: Hiburan dan Kebersamaan

Rangkaian acara ditutup dengan pentas seni dan pembagian doorprize yang semakin menambah kemeriahan. Suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan menjadi bukti bahwa Sanggar Mia Geboy bukan hanya tempat senam, tetapi juga ruang tumbuhnya solidaritas dan kebahagiaan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *