Matasosial.com, Palabuhanratu, Minggu (15/3/2025) — Ramadan 1447 H jadi momen penuh vibes positif di Palabuhanratu. Keluarga besar Yayasan Mutiara Palabuhanratu Sukabumi kompak gelar buka puasa bersama, bukan cuma sekadar makan bareng, tapi juga merayakan kebersamaan dan semangat mencetak generasi unggul untuk Sukabumi dan NKRI.
“Ramadan itu bukan hanya soal menahan lapar, tapi juga melatih disiplin dan kebersamaan. Nilai-nilai ini persis yang kami tanamkan di Yayasan Mutiara,” ungkap Dr. Awan Setiawan, M.Si, Ketua Yayasan Mutiara.
Suasana halaman penuh tawa, anak-anak berlarian, orang tua duduk santai, guru dan pengurus yayasan menyatu tanpa sekat. Semua berbagi hidangan sederhana, dari nasi dan laukpauknya sampai kurma dan aneka minuman pembuka.
“Di sini kita belajar bahwa pendidikan itu bukan hanya di kelas, tapi juga di ruang kebersamaan. Ramadan jadi reminder bahwa karakter kuat lahir dari kebersamaan,” ungkap salah satu guru SMP Mutiara.
Yayasan Mutiara percaya Ramadan adalah momentum emas untuk menanamkan nilai pendidikan. Disiplin waktu, kejujuran, dan empati jadi fondasi utama mencetak generasi unggul.
“Kalau anak-anak terbiasa dengan nilai Ramadan, otomatis mereka terbiasa dengan nilai pendidikan. Inilah cara kami membentuk siswa yang bukan hanya pintar, tapi juga berakhlak mulia,” ungkap Dr. Awan Setiawan, M.Si lagi menegaskan.
Yayasan Mutiara Palabuhanratu membuka kesempatan luas bagi anak-anak Sukabumi untuk sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga perguruan tinggi. Dengan fasilitas modern, tenaga pendidik profesional, dan program unggulan, Yayasan Mutiara siap mencetak generasi berprestasi sekaligus berkarakter.
“Orang tua nggak perlu bingung lagi cari sekolah yang lengkap. Di Mutiara, anak bisa tumbuh dari kecil sampai kuliah dengan lingkungan yang sehat, islami, dan penuh prestasi,” ungkap salah satu wali murid dengan bangga.
Ramadan 1447 H di Palabuhanratu bukan hanya soal berbuka bersama, tapi juga soal menyalakan semangat pendidikan. Yayasan Mutiara hadir sebagai rumah belajar sekaligus rumah kebersamaan, tempat anak-anak Sukabumi ditempa jadi generasi unggul untuk masa depan NKRI.
“Ramadan mengajarkan kita bahwa masa depan bangsa dimulai dari hal sederhana: kebersamaan, pendidikan, dan doa. Itulah semangat Sukabumi Mubarokah yang kami bawa,” ungkap Dr. Awan Setiawan, M.Si tutupnya penuh harapan.












