SMP Insani Sorkam Bangkit Pasca Banjir, Ruang Darurat dan Program MBG Jadi Harapan

Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, 7 Agustus 2026 – Senyum dan tawa anak-anak kembali terdengar di SMP Insani Sorkam setelah sekolah mereka hancur diterjang banjir pada November 2025. Kini, murid dan guru bisa kembali belajar di ruang kelas darurat yang baru diresmikan.

Guru Agama, Via Sibagariang, mengenang perjuangan berat pascabencana. “Waktu banjir kemarin di bulan 11, ruangan SMP kita di sana hancur semua. Fasilitas sekolah dan tiang-tiang hancur. Anak-anak sempat dialihkan ke gedung STM di depan. Sekarang dengan adanya ruang darurat ini sangat membantu kegiatan belajar mengajar. Fasilitas seperti meja, kursi, dan papan tulis sudah lumayan memadai,” tuturnya.

Akses dan Semangat Belajar

Untuk mempermudah murid yang rumahnya tersebar, sekolah menyediakan angkot dan becak antar-jemput. Kegiatan belajar dimulai pukul 07.15 WIB hingga 11.30 WIB. Meski ruang darurat terasa panas saat siang, murid tetap bersemangat. Angelie dan Cupti, dua murid kelas 7, bahkan kompak menyebut matematika sebagai pelajaran favorit mereka.

Program Makan Bergizi Gratis

Selain ruang darurat, program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap pukul 11.30 WIB menjadi momen paling ditunggu. “Kalau belajar di ruangan nyaman. Makan MBG juga enak, lauknya ganti-ganti ada ayam, ikan, telur, sayur, buah, sampai susu,” kata seorang murid kelas 7 disambut sorak teman-temannya.

Dengan polos, mereka menambahkan: “Nanti enggak semangat belajar lagi kalau MBG dihentikan, harus bawa bekal dari rumah.”

Ucapan Terima Kasih

Rasa haru ditutup dengan ucapan terima kasih riuh dari murid SMP Insani Sorkam. “Terima kasih Bapak Prabowo, Bapak Menteri dan Bapak Wakil Menteri atas ruang kelas daruratnya!” seru mereka bersama-sama.

Pesan Wamen Atip

Kehadiran Wamendikdasmen Atip Latipulhayat memberi semangat baru. Ia menegaskan bahwa kondisi darurat tidak boleh menghentikan proses belajar. “Bapak dan Ibu Guru harus menyesuaikan pembelajaran dengan situasi darurat ini. Namun tujuan kita tetap sama, yaitu menghadirkan pendidikan yang bermutu bagi murid,” katanya.

Dukungan Berbagai Pihak

Anggota DPD RI Sumut Muhammad Nuh mengapresiasi perhatian pemerintah, sementara Ketua Umum PP PERSIS Jeje Zaenuddin menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak. “Pendidikan adalah pondasi besar dan utama untuk mempersiapkan putra-putri kita menjadi generasi penerus yang unggul di masa yang akan datang,” ujar Jeje.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *