Transformasi Terminal Bojonglopang oleh Disperkim: Alun-Alun Jampangtengah untuk Sukabumi Mubarakah

Mata Sosial Indonesia

Matasosial.com,- Sukabumi,  — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) resmi memulai pembangunan Alun-Alun Jampangtengah, sebuah proyek ruang terbuka hijau (RTH) pertama di Kecamatan Jampangtengah. Inisiatif ini digagas sebagai langkah strategis untuk menghadirkan ikon wisata baru sekaligus pusat interaksi sosial yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah selatan Sukabumi.

Berlokasi di lahan bekas Terminal Bojonglopang seluas 7.500 m², pembangunan alun-alun ini mencakup area terbangun seluas 4.000 m². Dirancang sebagai ruang publik multifungsi, proyek ini menghadirkan fasilitas rekreasi, olahraga, ruang interaksi sosial, serta dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Beberapa elemen utama yang disiapkan antara lain taman hijau, jalur pejalan kaki, area bermain anak, dan fitur mitigasi bencana, yang semuanya bertujuan menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan inklusif bagi masyarakat.

Pembangunan Alun-Alun Jampangtengah didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi sebesar Rp 4.743.883.000 dan berada di bawah pengelolaan langsung Disperkim. Proyek ini secara simbolis dimulai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada 23 Juli 2025. Dengan estimasi waktu pengerjaan selama 160 hari atau sekitar empat bulan, progres saat ini telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat, persiapan lahan, serta pemasangan elemen-elemen utama seperti taman dan jalur pedestrian.

“Alun-Alun Jampangtengah bukan hanya sekadar taman, melainkan investasi untuk masa depan Jampangtengah yang lebih hijau dan sejahtera. Proyek ini selaras dengan visi Sukabumi Mubarakah, di mana infrastruktur berkelanjutan menjadi kunci peningkatan kualitas hidup warga,” ujar Bupati H. Asep Japar.

Ia menegaskan bahwa alun-alun ini tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan olahraga, tetapi juga wadah interaksi sosial dan penguatan UMKM lokal. Dengan pendekatan berkelanjutan, termasuk mitigasi bencana, proyek ini turut mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat Sukabumi.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman menambahkan, “Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu agar masyarakat segera menikmati manfaatnya. Partisipasi komunitas sangat kami harapkan untuk menjaga keberlanjutan fasilitas ini.” terangnya.

Pembangunan Alun-Alun Jampangtengah merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadirkan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan proyek ini melalui saluran resmi pemerintah daerah, sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam pembangunan ruang publik yang menjadi kebanggaan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed