Viral! Cerita Korban Bongkar Dugaan Pelecehan Guru, Polisi dan KPAI Bergerak

Mata Sosial Indonesia

VIRAL94 Dilihat

Matasosial.com, – Sukabumi – Jagat maya Sukabumi kembali diguncang. Sebuah unggahan di Facebook mendadak viral setelah menyingkap dugaan tindakan tak pantas yang dilakukan seorang tenaga pendidik. Cerita itu bukan sekadar kabar burung: ia memuat kesaksian korban, ajakan untuk bicara, dan bukti yang mulai bermunculan.

Pemilik unggahan berinisial GM mengaku bukan hanya sekadar penyampai cerita, melainkan juga penyintas. Dalam percakapan lewat aplikasi pesan, GM menuturkan: “Saya dan beberapa teman mengalami kejadian itu. Sampai hari ini, sudah ada empat korban yang berani bicara. Saya yakin jumlah sebenarnya jauh lebih banyak,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

GM menegaskan semua informasi yang ia bagikan bersumber dari pengalaman pribadi serta laporan korban lain yang menghubunginya setelah unggahannya viral. Ia bahkan menerima bukti-bukti dari mereka. “Yang saya sampaikan itu berdasarkan pengalaman saya sendiri dan juga dari korban lain yang memberikan penjelasan disertai bukti,” tuturnya.

Sosok yang dilaporkan disebut sebagai guru di bawah naungan Kementerian Agama sekaligus pelatih bola voli putri di sebuah sekolah menengah di Surade, Kabupaten Sukabumi. GM meminta identitas sekolah tidak diungkap demi melindungi siswa. “Yang bersangkutan merupakan guru di MTS dan juga membina voli putri di sebuah sekolah menengah. Mohon nama sekolah tidak dituliskan,” katanya.

Peristiwa itu diduga terjadi sekitar tahun 2013–2014. GM mengingat ada korban lain yang dulu pernah mencoba melapor ke pihak sekolah, namun tidak ada tindak lanjut berarti. “Beberapa korban sebenarnya sudah pernah mencoba melapor, tetapi tidak ada langkah jelas setelah itu,” ungkapnya.

Bahkan, GM menyebut ada pihak yang mencoba mengatur pertemuan dengan terduga pelaku. Namun ia menolak tegas. “Ada yang mencoba menawari mediasi, tapi saya menolak. Saya tidak ingin ada penyelesaian tertutup,” tegasnya.

Sementara itu, Polres Sukabumi memastikan sudah turun tangan. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, mengatakan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mulai melakukan penelusuran. “Unit PPA sudah menangani langkah awal dan proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya.

Tak hanya polisi, anggota Pokja Pendidikan KPAI sekaligus Tenaga Ahli Psikolog Klinis di DP2KB Sukabumi, Dikdik Hardy, juga bergerak cepat. “Saya sudah berkoordinasi dengan Kabid PPA. Nanti kader opsiga di kecamatan akan melakukan pengecekan. Bidang Rehabsos melalui pekerja sosial juga akan menelusuri informasi ini. Terima kasih sudah menyampaikan laporan,” kata Dikdik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *