SUKABUMI, 28 Agustus 2026 — Semangat Sukabumi Mubarakah kembali diwujudkan dalam aksi nyata. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terus bergerak mempercepat pemulihan perumahan dan kawasan permukiman bagi masyarakat terdampak bencana.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Rencana Aksi Pemulihan Perumahan dan Kawasan Permukiman Pascabencana Kabupaten Sukabumi Tahun 2024–2027. Rakor berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat terkait percepatan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak. Dalam semangat kebersamaan membangun daerah yang berkah, Disperkim bersama perangkat daerah terkait membahas kesiapan yang diperlukan agar proses pembangunan hunian dapat segera direalisasikan.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa kesiapan lahan menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Sukabumi Mubarakah yang aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh warga.
“Yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana kesiapan lahan dan data penerima dapat dipastikan, sehingga ketika dukungan pembangunan dari pemerintah provinsi tersedia, prosesnya bisa segera berjalan,” ujar Sendi.
Menurutnya, Disperkim terus berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah dan pihak terkait. Tujuannya agar seluruh kebutuhan dalam program pemulihan perumahan dapat dipersiapkan dengan baik demi terwujudnya masyarakat Sukabumi yang sejahtera dan berkah.
Selain kesiapan lahan, pemutakhiran serta penyamaan data calon penerima bantuan pembangunan rumah juga menjadi pembahasan utama. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data usulan sesuai dengan kondisi di lapangan dan bantuan nantinya benar-benar diterima masyarakat yang terdampak.
Rakor tersebut melibatkan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Sukabumi, Disperkim Kabupaten Sukabumi, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Sendi menambahkan, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar proses pemulihan tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga tepat sasaran dan sesuai dengan nilai-nilai *Sukabumi Mubarakah*.
“Kita ingin seluruh data dan kebutuhan di lapangan benar-benar sinkron. Dengan begitu, pelaksanaan pemulihan perumahan bisa lebih terarah dan masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan hunian yang layak dan aman,” tambahnya.
Di akhir, Disperkim Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan komitmennya. Kolaborasi kuat antara pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan hunian.
“Intinya, Disperkim siap mengawal dan berkoordinasi agar program pemulihan perumahan ini dapat berjalan optimal. Kita berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat semakin mempercepat proses pembangunan di lapangan demi terwujudnya Sukabumi Mubarakah,” pungkasnya.
—
