Menkeu Purbaya: Rp20,5 Triliun untuk Stabilitas Ekonomi Daerah

Kupang, 7 Agustus 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan peran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bukan sekadar menyalurkan anggaran, tetapi juga memastikan setiap rupiah benar-benar sampai ke rakyat. Hal itu disampaikan dalam kunjungan kerja ke Gedung Keuangan Negara Kupang, NTT, Jumat (07/08), bersama jajaran Kemenkeu di daerah.

Dalam arahannya, Menkeu menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal dan mengendalikan inflasi. Pemerintah pusat telah menyiapkan Rp20,5 triliun untuk 490 kabupaten/kota, termasuk NTT, yang mulai dicairkan hari ini. “Jadi peran Kemenkeu bukan hanya bagi-bagi anggaran saja. Tapi bagi, monitor, dan kendalikan. Jadi peran Anda sekalian amat penting untuk menjaga rakyat dan NKRI utamanya, karena uang itu ketika tidak diawasi rupanya rakyat tidak suka. Jadi tugas kita penting dalam menjaga kredibilitas penyaluran anggaran,” tegasnya.

Monitoring Anggaran Berbasis Dashboard

Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT telah mengembangkan Dashboard Monitoring Belanja Pengendalian Inflasi. Instrumen ini digunakan untuk memantau efektivitas belanja, tren inflasi, sekaligus memberi rekomendasi kebijakan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Sinergi Lintas Lembaga

Stabilitas harga di NTT juga diperkuat melalui koordinasi dengan berbagai pihak:

  • Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)
  • Tim Pembahasan Perekonomian Provinsi NTT
  • Pemerintah Provinsi NTT, Bank Indonesia, BPS, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah menjaga ekonomi tetap inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *