Ratusan Paket Logistik Alumni AAL 2008 Diberangkatkan ke NTT dari Surabaya

SURABAYA, MATASOSIAL.COM – Ratusan paket logistik diberangkatkan dari Dermaga Semampir, Koarmada II, Surabaya menuju Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/8/2026). Pengiriman itu merupakan aksi kemanusiaan Alumni Akademi Angkatan Laut Angkatan 54 Tahun 2008 yang dikenal dengan nama “Moro Palapa”.

Sasaran bantuan adalah masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah NTT. Logistik diangkut menggunakan KRI Teluk Parigi-539. Kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) tipe Frosch ex-GDR Anklam itu dipimpin Letkol Laut (P) Agus Wahyu U., yang juga merupakan bagian dari Alumni AAL 2008.

KRI Teluk Parigi-539 sendiri merupakan kapal buatan Galangan VEB, Jerman, yang diluncurkan 10 Juni 1978. Hingga kini kapal tersebut masih aktif mengemban berbagai tugas operasi TNI AL, termasuk misi kemanusiaan.

Prosesi serah terima bantuan dilakukan langsung di Surabaya. Perwakilan Alumni AAL 2008 dipimpin Komandan KRI Terapang-648 Letkol Laut (P) Hasan Sapril, S.E.

Dalam kesempatan itu, Letkol Hasan Sapril menegaskan aksi ini lahir dari rasa kepedulian sesama anak bangsa.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan panggilan jiwa kami sebagai sesama anak bangsa. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat pengabdian para perwira Moro Palapa tidak terbatas pada tugas negara di bidang pertahanan. Jiwa korsa juga diwujudkan lewat aksi sosial ketika rakyat membutuhkan.

“Ia menegaskan, semangat pengabdian Alumni AAL 2008 tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan kesiapsiagaan untuk hadir ketika bangsa membutuhkan.”

Bagi Alumni AAL 2008, membantu korban bencana adalah bagian dari panggilan. Mereka berharap bantuan yang dikirim bisa meringankan beban masyarakat NTT dan menjadi dukungan moril agar para korban cepat bangkit.

“Aksi kemanusiaan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dan jiwa korsa Alumni AAL 2008 Moro Palapa. Melalui bantuan yang dikirimkan dengan dukungan KRI Teluk Parigi-539, para perwira tersebut berharap dapat turut meringankan beban masyarakat NTT serta memberikan dukungan moril bagi para korban untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan pasca bencana.”

Kepedulian itu sebelumnya juga telah ditunjukkan Alumni AAL 2008 dalam berbagai kesempatan. Kali ini fokus mereka tertuju pada NTT, daerah yang baru saja dilanda gempa.

“Semangat jiwa korsa yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan para prajurit tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.”

(Alumni AAL 54)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *