Kang Apon dari Sukabumi: Hidup Adalah Ikhtiar, Lillah dan Tidak Menyerah

SUKABUMI — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang tak selalu mudah, Kang Apon, warga Sukabumi yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan rendah hati, memegang teguh satu prinsip: bekerja sekuat tenaga, berusaha sebaik mungkin, lalu berserah sepenuhnya kepada kehendak Allah, Senin 15 September 2025.

Setiap pagi, Kang Apon memulai harinya dengan doa dan niat yang lurus. Ia bukan hanya mencari nafkah, tapi juga menjalani hidup sebagai ladang ibadah. “Yang penting kita jalan terus. Rezeki itu bukan soal besar kecilnya, tapi berkahnya,” ujarnya sambil tersenyum di sela-sela aktivitasnya.

Bagi Kang Apon, kerja keras bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk syukur atas kesempatan hidup. Ia percaya bahwa setiap langkah, meski kecil, akan berarti jika dilakukan dengan niat lillah. “Saya nggak pernah hitung untung rugi dulu. Yang penting niatnya benar, usahanya sungguh, hasilnya serahkan,” tuturnya.

Dalam kesehariannya, Kang Apon dikenal tak mudah mengeluh. Ia menghadapi tantangan dengan tenang, dan selalu mengingatkan orang di sekitarnya untuk tidak putus asa. “Kalau kita lelah, istirahat. Tapi jangan berhenti. Hidup ini bukan lomba cepat-cepat, tapi istiqomah,” katanya.

Pandangan hidup Kang Apon menjadi inspirasi bagi banyak warga sekitar. Ia menunjukkan bahwa keteguhan, keikhlasan, dan kerja nyata bisa menjadi jalan keberkahan, bahkan di tengah keterbatasan.

“Saya kerja bukan untuk jadi kaya, tapi untuk Kaya hati kaya berkah dan kaya juga hehe, supaya hidup ini jadi berkah. Kalau lillah, yang sedikit pun bisa cukup, yang berat pun jadi ringan.” — Kang Apon, Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *