Kombes Pol Trihadi Kuncahyo: Transparansi Anggaran dan Sinergi Lintas Stakeholder

Matasosial Indonesia

Polri, TNI/POLRI145 Dilihat

Lombok Timur, 27 Maret 2025 – Tim supervisi Operasi Ketupat Rinjani 2025 dari Baharkam Polri, yang diketuai oleh Brigjen Pol Hando Wibowo, S.I.K., M.Si., M.Han., melaksanakan kegiatan supervisi di Mapolres Lombok Timur pada hari kedua pelaksanaan operasi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Polres Sumbawa Barat, Polres Sumbawa, Polres Dompu, Polres Bima, dan Polres Bima Kota.

Arahan Strategis Tim Supervisi

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Hando Wibowo menekankan beberapa poin penting terkait kelancaran operasional dan pengamanan, termasuk menjaga citra Polri, antisipasi mobilisasi massa saat mudik, dan optimalisasi penggunaan aplikasi SOT serta EWS untuk meningkatkan pelaporan berbasis teknologi.

Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, S.E., M.M., dalam arahannya, menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran operasional dan memastikan sinergi lintas stakeholder di semua pos pelayanan. Ia menyatakan bahwa pengelolaan yang akuntabel adalah kunci untuk mendukung efektivitas Operasi Ketupat.

Anggota tim lainnya juga menyampaikan arahan penting:

  • Kombes Pol Amin Lintarso: Mengingatkan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan serta tradisi lokal yang berpotensi menimbulkan gesekan.
  • AKBP Mu’at, S.H., M.M.: Menekankan akurasi dalam pengisian data supervisi dan penempatan pos pengamanan sesuai pedoman yang telah ditetapkan.

Laporan Perwakilan Polres

Masing-masing perwakilan Polres memberikan laporan terkait kesiapan mereka:

  1. Polres Dompu (Iptu Kurniawan): Mendirikan 1 Pospam di Kota Dompu, 2 Posyan di Terminal Gente dan Manggelewa, dengan total personel sebanyak 158 orang.
  2. Polres Lombok Timur (Kompol Kadek Metria): Mendirikan 3 Pospam di Rarang, Masbagik, dan Pancor, serta 1 Posyan di Pelabuhan Kayangan, didukung 147 personel.
  3. Polres Sumbawa Barat (Iptu Anang): Menempatkan Pospam di Maluk, Posyan di Terminal Taliwang, dan Pos Terpadu di Pelabuhan Poto Tano, dengan total personel sebanyak 116 orang.
  4. Polres Sumbawa (Kompol Yuswanto): Memfokuskan Pospam di Sernu dan Simpang Peternakan serta Posyan di Terminal.
  5. Polres Bima (Kompol Iwan): Mendirikan 2 Pospam di Tente dan Bolo, serta Posyan di Bandara Salahudin, dengan dukungan 130 personel.
  6. Polres Bima Kota (AKP Dedy Suryadi): Menetapkan Pospam di Amahami, Posyan di Terminal Dara dan Pelabuhan Sape, serta Pos Terpadu di Pelabuhan Bima.

Kondisi dan Temuan

Secara keseluruhan, situasi Kamtibmas wilayah Polda NTB dinyatakan aman dan kondusif. Semua polres telah mengimplementasikan “Asta Siap,” yang mencakup kesiapan personel, masyarakat, sarana prasarana, hingga dukungan logistik.

Namun demikian, terdapat kendala seperti belum diterimanya dukungan logistik operasi di beberapa Polres dan minimnya fasilitas teknis pendukung pelaporan di pos-pos tertentu.

Komitmen Lanjut

Brigjen Pol Hando Wibowo mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bertugas dan menekankan pentingnya transparansi serta optimalisasi dalam pelaksanaan tugas. “Profesionalisme dan pelayanan yang akuntabel adalah fondasi agar masyarakat tetap mempercayai Polri,” ujarnya.

Tim supervisi melanjutkan kegiatan ke Pos Pengamanan Pancor untuk pengecekan lebih lanjut dan kembali ke Mataram pada pukul 15.20 WITA.

 

Sumber: Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, S.E., M.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *