Sukabumi, Rabu 10 September 2025 — Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155, aula Sekretariat Daerah menjadi saksi lahirnya semangat baru dalam birokrasi. Sebanyak 48 pegawai negeri sipil resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan fungsional oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar.
Tak hanya pelantikan, momen ini juga dirangkai dengan penganugerahan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada 100 pegawai yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Sebuah penghormatan atas dedikasi yang tak lekang oleh waktu:
- 12 pegawai untuk masa bakti 30 tahun,
- 11 pegawai untuk 20 tahun,
- dan 77 pegawai untuk 10 tahun pengabdian.
Pengabdian yang Menjadi Nafas Sukabumi Mubarokah
Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar mengajak seluruh ASN menjadikan momen hari jadi ke-155 sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi masyarakat.
“Mari kita eratkan persatuan, kokohkan gotong royong, dan bangun optimisme dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, ASN, dan masyarakat. Insya Allah Kabupaten Sukabumi akan semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.
Semangat Sukabumi Mubarokah bukan sekadar slogan. Ia adalah visi yang hidup dalam setiap langkah pengabdian, dalam setiap keputusan yang berpihak pada rakyat, dan dalam setiap pelayanan yang berakar pada keikhlasan.
ASN Sebagai Penjaga Marwah Daerah
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian, profesionalisme, dan integritas sebagai fondasi utama menuju Sukabumi yang diberkahi.
“Kabupaten Sukabumi telah memasuki usia ke-155 tahun dengan visi membangun daerah yang mubarakah,” ucapnya.
Ia pun mengingatkan bahwa tugas ASN bukan sekadar bekerja, tetapi melayani. Sebagaimana pesan Ki Hajar Dewantara yang terus relevan:
“Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.”
Momentum yang Menjadi Awal Pengabdian Terbaik
Di hadapan para pegawai yang baru dilantik dan para penerima penghargaan, Bupati menutup dengan seruan yang menggugah:
“Jadikan momentum ini sebagai awal pengabdian terbaik,” pungkasnya.
Pelantikan ini bukan hanya seremoni. Ia adalah pernyataan bahwa Sukabumi tak hanya bertambah usia, tapi juga bertambah tekad. Bahwa Sukabumi Mubarokah bukan hanya tentang alam yang indah, tapi tentang manusia yang bekerja dengan hati, melayani dengan nurani, dan membangun dengan nilai.
