Matasosial.com,- Palabuhanratu, Sukabumi — Di tengah debur ombak dan semilir angin pantai, sebuah babak baru sedang ditulis di Palabuhanratu. Pembangunan destinasi wisata baru kini resmi dimulai, ditandai dengan penggalian pondasi dan penancapan besi yang menjadi saksi bisu kemajuan daerah pesisir ini. Di balik proyek ini, hadir sosok Kang Pelor—tokoh lokal sekaligus pelaksana kegiatan yang membawa semangat sejarah dan spiritualitas dalam setiap langkahnya.
“Pondasi digali, besi ditancapkan. Kontruksi campur beton jadi saksi. Ini bukan sekadar bangunan, ini adalah harapan,” ujar Kang Pelor dengan penuh keyakinan kepada Matasosial.com, Senin 06/10/2025.
Menurut Kang Pelor, Palabuhanratu bukan hanya pantai indah, melainkan tanah bersejarah yang pernah menjadi tempat berkumpulnya para inohong dunia. Dari masa ke masa, daerah ini menyimpan jejak budaya, spiritualitas, dan pertemuan-pertemuan penting yang membentuk identitas Sukabumi.
“Ini Ibu Kota punya sejarah. Dari dulu hingga kini, Palabuhanratu adalah tempat berkumpulnya tokoh-tokoh besar. Sekarang, kita bekerja untuk daerah tercinta. Sejarah dan masa depan jadi nyata,” tuturnya.
Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari visi besar menghadirkan Pasifik Budaya Parawisata—sebuah konsep wisata yang memadukan keindahan alam, nilai-nilai lokal, dan warisan spiritual. Bagi Kang Pelor, semua ini bukan kebetulan.
“Semua sudah ada yang mengatur. Dialah yang Maha Tinggi, dialah Tuhan. Kita hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi daerah kita,” ucapnya dengan penuh haru.
Dengan semangat Muabrokah dan keyakinan yang kuat, pembangunan wisata baru ini diharapkan menjadi titik balik kemajuan Palabuhanratu. Sebuah tempat di mana sejarah, budaya, dan masa depan bertemu dalam harmoni.






